Suara.com - Putra Almarhum Sutopo Purwo Nugroho dipastikan mendapat beasiswa hingga lulus kuliah. Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo.
Doni mengemukakan ada pihak-pihak yang menyampaikan melalui dirinya akan memberikan beasiswa kepada anak Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho.
"Beberapa pihak telah menyampaikan kepada saya akan memberikan beasiswa kepada putra Pak Topo sampai selesai kuliah sampai nanti dapat pekerjaan," katanya usai mengunjungi kediaman orang tua Sutopo seperti dilansir Antara di Boyolali, Kamis (11/7/2019).
Ia mengatakan beberapa perusahaan yang sudah menawarkan beasiswa tersebut ada dari perusahaan BUMN, perusahaan swasta, hingga perseorangan. Pada kunjungannya tersebut, Doni juga berpesan kepada dua putra Sutopo agar dapat meneruskan semangat ayahanda dalam mengabdi kepada negara.
"Ananda berdua bisa mewarisi semangat Pak Topo. Belajar sungguh-sungguh dengan semangat yang tinggi agar kelak bisa mengikuti apa yang telah dilakukan ayahanda," katanya.
Dengan begitu, kedua putra Sutopo tersebut dapat menularkan semangat pada generasi muda lain. Untuk diketahui, Sutopo meninggal dunia pada Minggu (7/7/2019) akibat kanker paru-paru stadium 4b yang sudah dideritanya sejak tahun 2017.
Sebelum meninggal, Sutopo sempat menjalani pengobatan di St Stamford Modern Cancer Hospital, Guangzhou, Tiongkok sekitar 1 bulan tepatnya sejak pertengahan bulan Juni 2019.
Putra pertama pasangan Suharsono Harsosaputro dan Sri Roesmandari tersebut meninggalkan satu istri bernama Retno Utami Yulianingsih dan dua putra Mohammad Invanka Rizaldi Nugroho yang saat ini kuliah semester lima Fakultas Hukum Undip serta Mohammad Aufa Wikantyasa Nugroho yang pada tahun ini naik kelas 2 SMP Lab School Cibubur Jakarta. (Antara)
Baca Juga: Lepas Jenazah Sutopo, Kepala BNPB: Kami Telah Berikan Dokter Terbaik
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?