Suara.com - Seorang pengendara ojek online (ojol) diduga melarikan kamera pesanan dari pelanggan.
Hal ini terungkap dari sebuah cuitan warganet yang juga sekaligus menjadi korban pencurian tersebut.
Cuitan ini diunggah Jumat (13/7/2019) oleh seorang warganet dengan akun bernama @**miaw.
"Minta tolong teman-teman Twitter, buat yang kenal atau melihat orang ini hubungin hue ya. Driver ini mengambil kamera pesanan dari toko gue tapi nggak diantar ke tujuan." ujar akun Twitter tersebut.
Dirinya pun menyertakan screenshot saat pemesanan pengiriman barang tersebut.
Warganet tersebut juga menyertakan sebuah Kartu Tanda Penduduk (KTP) dari pengendara ojol tersebut. Namun setelah dicek, identitas yang ia bawa tersebut adalah palsu.
"Jadi ternyata KTP si driver itu palsu, barusan aku cek NIK ternyata atas nama orang yang berbeda." imbuh @**miaw.
Aksi pencurian kamera tersebut kemudian menjadi viral dan membuat masyarakat menjadi was-was. Berikut beberapa komentar mereka.
"Memalukan dengan data palsu bisa buat evaluasi penyedia ojek online saat menerima calon driver, eKTP kan sudah valid dbnya. Banyak ojol yang baik dan memang pekerjaannya itu saja. Akibat orang culas ini, image mereka jadi tercoreng. Aplikator lamban dalam eksekusi by geo tagging.." ujar @pututik.
Baca Juga: Sambangi Istana, Baiq Nuril Serahkan Surat Permohonan Amnesti ke Jokowi
"Memalukan, sama saja dengan menjatuhkan driver lain. Konsumen menjadi hilang rasa amannya saat bersama kami para driver ojol." ujar @SatrioDK19.
Terkait kasus ini, penyedia layanan ojek online GOJEK sudah turun tangan, namun belum diketahui secara pasti kelanjutan dari kasus tersebut.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi
-
Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini
-
Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris
-
Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG
-
Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan
-
Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?
-
AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?
-
Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat