Suara.com - Yohanes tidak senang dengan kebijakan toilet ojol dipisah dengan toilet pengunjung Mal Puri Indah, Jakarta. Yohanes adalah sopir ojek online.
Sebab, pembedaan fasilitas toilet antara pengunjung mal dan sopir ojek online di Mal Puri Indah menjadi perbincangan besar di kalangan dan grup media sosial pengemudi ojek online. Sopir ojek online merasa mereka dibedakan antara manusia dan binatang.
Mereka kecewa lantaran kebijakan tersebut dinilai telah mendiskriminasi dan merendahkan profesinya. Yohanes (26) salah satu pengemudi ojek online yang biasa mangkal di sekitar Puri Indah Mall, Kembangan, Jakarta Barat mengungkapkan bahwa kasus pembedaan fasilitas toilet antara pengunjung dan ojek online telah ramai diperbincangkan di grup WhatsApp maupun Facebook para pengemudi ojek online.
Seharusnya, kata Yohanes, pihak pengelola Puri Indah Mall bisa memahami bahwa ojek online juga merupakan customer yang tidak sepantasnya dibeda-bedakan. Apalagi, kata dia, dengan adanya ojek online turut membantu penjualan para pemilik restoran yang ada di dalam Puri Indah Mall.
"Nggak mikir sampai segitunya mungkin, karena mungkin dilihatnya ah ojek online disingkirkan toiletnya. Jadi manajemen itu harus tahu kalau ojek online ke dalam itu beli, kita kan customer juga, wajib dong dilayani," sambungnya.
Pria yang mengaku telah menjadi pengemudi ojek online sejak 2016 silam itu pun merasa sangat kecewa atas adanya pembedaan fasilitas toilet antara pengunjung dan ojek online di Puri Indah Mall.
"Di grup Ojol itu sekali ada kasus itu langsung dinaikin ke grup masing-masing di setiap basecamp-nya. Itu bisa sampai menyebar ke Jabodetabek. Saya lihat di grup Facebook juga udah mulai rame," kata Yohanes.
Berita Terkait
-
Toilet Ojol di Mal Puri Indah Dipisah, Sopir Ojol: Kami Kayak Binatang Saja
-
Puri Indah Mall Pisahkan Toilet Ojek Online, Ojol: Kayak Kami Binatang Saja
-
Dibedakan, Melongok Toilet Pengunjung dan Khusus Ojol di Mal Puri Indah
-
PSI Protes Toilet Ojol dan Pengunjung di Mal Puri Indah Dipisah
-
Sajikan Kemudahan Pilih Konsep Interior, Informa Tampil Beda
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Ray Rangkuti Khawatir Kemunculan Sjafrie Sjamsoeddin di Bursa Pilpres Mirip SBY 2004
-
AHY Ungkap Pesan Khusus SBY ke Prabowo saat Pertemuan 3,5 Jam di Istana
-
Operation Epic Fury, AS Kerahkan 50 Ribu Tentara dan 200 Jet Tempur Gempur Iran dari 2 Kapal Induk
-
Kapal Selam AS Tenggelamkan Kapal Perang Iran di Samudera Hindia
-
Militer AS Klaim Tewaskan Pejabat Iran yang Diduga Terlibat dalam Rencana Pembunuhan Donald Trump
-
Bantuan untuk eks Pengguna Narkoba dan ODHIV Cair, Kemensos Ubah Skema Jadi Uang Tunai Segini!
-
Setelah Bangkai Anjing, Kini Giliran Alat Berat! Misteri Teror Beruntun Tim Relawan di Aceh Tamiang
-
Kementerian HAM Kenalkan Program Kampung Redam dan Desa Sadar HAM di Lombok Barat
-
Menlu Sugiono Kirim Surat Belasungkawa Wafatnya Ali Khamenei ke Dubes Iran, Ini Alasannya
-
Detik-detik Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT KPK Saat Ngecas Mobil Listrik di SPKLU