Suara.com - Saat emosi, seorang bisa saja melakukan hal nekat. Seperti halnya yang dilakukan oleh seorang wanita di China kali ini.
Dari gambar yang viral di media sosial, wanita berpostur tinggi terlihat mempertaruhkan nyawa. Ia yang memakai dress putih berdiri di atap mobil.
Dikutip dari South China Morning Post, nekat melakukan tindakan membahayakan usai cekcok dengan suaminya di dalam mobil. Karena diabaikan, ia memilih keluar dan naik ke atap mobil.
Ia bahkan tak peduli menjadi tontonan pengendara lain yang berhenti sebelum lampu hijau. Apesnya, apa yang dilakukan wanita itu masih saja diabaikan suaminya.
Sang suami pun tak meminta istrinya turun atau kembali ke dalam mobil. Untuk mengekspresikan kekesalannya, wanita itu memilih untuk menginjak-injak atap mobil.
Disebutkan, ia bertahan dengan posisinya yang membahayakan selama empat menit. Aksinya pun berhenti setelah dilihat polisi.
Tak disangka, polisi malah mengamankan suami dari wanita tersebut karena terbukti tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Pria itu pun dikenai denda sekitar 1.250 yuan atau sekitar Rp 2,5 juta.
Aksi yang dilakukan wanita yang naik atap mobil pun tak luput dari perhatian netizen. Mereka mengaku ngeri dengan tingkah wanita itu.
"Jangan pernah main-main dengan wanita," tulis Berarti Yusry.
Baca Juga: Fakta Sebenarnya di Balik Video Cekcok Paul Pogba vs Lingard
"Ini pelajaran, jangan pernah berdebat dengan seorang wanita," komen Jenn Lee Goldfish.
Berita Terkait
-
Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M
-
5 Drama China Populer Bulan Juni 2026, Ada The First Jasmine!
-
Terbitkan Panda Bond, Purbaya: Bunga Utang China Lebih Murah Dibanding Amerika
-
Stella Christie Dorong Mahasiswa dan Dosen RI Manfaatkan Beasiswa ke China
-
Industri China Lebih Pilih Kasih Beasiswa ke Mahasiswa Vokasi RI daripada Datangkan TKA
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka