Suara.com - Sebuah truk tangki milik Pertamina terbakar di Jalan Tol Dalam Kota arah ke Cawang, Jakarta Timur, pada Minggu (21/7/2019) dini hari sekitar pukul 01.45 WIB.
Diduga terbakarnya truk tanki Pertamina yang dilaporkan menewaskan tiga orang itu akibat terlibat kecelakaan di Tol di KM 5,100 di Tol Rawamangun. Hal itu diketahui dari sejumlah Twitter yang dirilis TMC Polda Metro Jaya.
"04:38 Imbas penanganan kecelakaan Truk Tangki B 9851 SEH & Minibus B 2230 TOW lalu terbakar di KM 5,100 Tol Rawamangun, sementara Tol Pulo Mas arah ke Cawang lalin dialihkan," cuit Polda Metro Jaya di Twitter @TMCPoldaMetro.
Dari sejumlah video yang dirilis di Twitter Polda Metro Jaya, tampak api terlihat berkobar membakar bangkai kendaraan di jalan tol. Di video lain terlihat petugas damkar dan polisi mengamati bangkai tanki dan kendaraan yang hangus terbakar.
Belum diketahui identitas ketiga korban tewas dalam insiden tersebut. Termasuk apakah ada korban lainnnya.
Sementara itu, dilansir dari Antara, Kepala seksi pengendalian kebakaran dan penyelamatan (Kasi Dalkarmat) Jakarta Timur, Gatot Sulaiman awalnya mengungkapkan ada dua korban jiwa dalam kecelakaan ini. Namun belakangan, jumlah korban tewas dilaporkan bertambah menjadi tiga orang.
"Lokasi truk terbakar tepatnya di ruas by pass Tol Dalam Kota ara ke Cawang. Berdasarkan laporan masuk terdapat dua korban jiwa, ada korban tewas," kata Gatot seperti, Minggu (21/7/2019) dini hari.
Gatot mengatakan, untuk memadamkan api yang menjilati truk tangki itu, Suku Dinas Pemadam Kebakaran mengerahkan 12 unit mobil pemadam yang 10 di antaranya didatangkan dari Sudin Damkar Jakarta Timur dan dua lainnya dari Sudin Damkar Jakarta Utara. Api berhasil dipadamkan dalam waktu kurang lebih satu jam.
"Pada pukul 03.15 WIB, petugas di lapangan sudah dalam tahap pendinginan obyek terbakar," ujar dia.
Baca Juga: 12 Mobil Damkar Dikerahkan Padamkan Truk Pertamina yang Terbakar
Mengenai ukuran truk tangki yang terbakar, Gatot mengaku belum menerima informasi. Namun dia mengatakan jika melihat dari banyaknya unit mobil pemadam yang dikerahkan, maka truk tangki itu diperkirakan berukuran cukup besar.
Berita Terkait
-
12 Mobil Damkar Dikerahkan Padamkan Truk Pertamina yang Terbakar
-
Truk Tanki Pertamina Terbakar di Tol Dalam Kota, 3 Orang Tewas
-
Ular Masuk Tol Dalam Kota, Reaksi Warganet Sukses Mengocok Perut
-
Sopir Mobil Berstiker Ampun Pak Polisi Uang Kami Habis Tetap Ditilang
-
Heboh! Gerombolan Pemotor Diduga Buruh Masuk Tol Dalam Kota
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua
-
Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen
-
Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?
-
Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi
-
Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini
-
Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris
-
Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG
-
Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan
-
Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?