Suara.com - Penasihat pemimpin tertinggi Iran untuk urusan pertahanan menegaskan bahwa negaranya tidak akan bernegosiasi lagi dengan Washington mengenai kesepakatan untuk membatasi program nuklirnya.
Dia juga menegaskan bahwa pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan itu akan menjadi sasaran jika AS mendeklarasikan perang ke Iran.
Saat diwawancarai Al Jazeera, Hossein Dehghan memperingatkan bahwa setiap perubahan dalam status Selat Hormuz akan memicu konfrontasi serius.
Pada 10 Juli, AS mengumumkan rencananya untuk membentuk koalisi militer internasional untuk melindungi perairan Iran dan Yaman, menyusul serangan terhadap dua kapal tanker minyak.
Hubungan AS dan Iran memanas sejak bulan lalu, setelah dua kapal tanker minyak diserang di Selat Hormuz.
AS menuding Iran bertanggung jawab atas serangan itu, yang kemudian dibantah oleh Teheran.
Beberapa hari kemudian, Iran menembak jatuh drone AS dan mengklaimnya telah melanggar wilayah udara Iran.
Sumber: Kantor Berita Anadolu
Baca Juga: Amerika Tuntut Iran Lepaskan Kapal yang Ditangkap di Selat Hormuz
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien