Suara.com - Perempuan Jakarta percaya jika kariernya akan sukses, maka wajahnya harus diubah. Itu dinyatakan Praktisi di bidang kecantikan dr. Lanny Juniarti, Dipl.AAAM.
Dia mengatakan telah terjadi pergeseran di kalangan wanita terutama di Kota Jakarta bahwa kini mereka percaya dengan mengubah wajah bisa mempengaruhi karir.
"Kenyataannya memang demikian, tidak hanya di Jakarta tetapi juga di berbagai negara, bahkan sudah menjadi trending topik di media sosial. Banyak wanita yang ingin mengubah wajah hanya karena ingin eksis," kata Lanny yang merupakan Founder & President Director Miracle Group di Jakarta, Kamis (25/7/2019).
Bahkan tidak jarak beberapa wanita termasuk di Korea Selatan yang menempuh cara ekstrem untuk mengubah penampilan wajah dengan jalan operasi bahkan tidak jarang ada yang rela menggunakan implan rahang.
Lanny mengatakan memang untuk mengubah wajah bagi wanita merupakan hal penting agar bisa tampil sempurna sehingga pada akhirnya menjadi lebih percaya diri dalam bersosialisasi.
"Namun untuk mengubah penampilan tidak perlu dengan cara-cara yang ekstrim karena sebenarnya masing-masing sudah dikaruniai wajah yang berlainan. Jangan sampai ingin tampil beda tetapi jati diri kita juga hilang," kata dokter pemilik klinik kecantikan Miracle ini.
Menurut Lanny di era industri 4.0 penampilan wajah juga sudah menggunakan teknologi digital agar perubahan seperti yang diinginkan bahkan saat ini dikenal dengan istilah arsitektur wajah.
Perubahan penampilan menurut Lanny sudah dikenal sejak 1800 di era Ratu Victoria namun sifatnya lebih ke dua dimensi karena mengandalkan riasan, namun dalam era digital ini masyarakat mulai menggunakan teknologi kedokteran untuk mengubah wajah.
Lanny mengatakan banyak cara untuk mengubah wajah melalui metode minimal invansif yang lebih aman diantaranya dengan memanfaatkan teknologi benang, ultrasound, bahkan laser
Baca Juga: Kebanyakan Operasi Plastik, Model Seksi Ini Malah Dicibir Mirip Alien
Menurut Lanny mengubah wajah saat ini bahkan sudah merambah ke dunia kerja, beberapa psikolog bisa melihat seseorang lebih tepat menduduki jabatan tertentu hanya dengan melihat wajah.
"Misalnya dengan melihat bentuk alis sudah bisa dinilai tingkat kejujuran seseorang," ujar dia.
Lanny melihat untuk wanita di Jakarta dan kota besar lainnya pada saat ini tren mengubah bentuk wajah lebih disebabkan untuk memperluas aktivitas sosial dan pergaulan.
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Waspada Vampir Oli pada Motor Bekas, Kenali Ciri dan Cara Deteksinya sebelum Membeli
-
Apakah Aman Menyimpan Skincare dan Makanan dalam Satu Kulkas Mini?
-
Pabrik BYD di Subang Diresmikan Pekan Depan
-
Bukan Minta Maaf, Pelaku Begal Payudara di Bangkalan Malah Bacok Suami Korban
-
Sebelum Remaster Rilis, Toy Story 3 Akan Dihapus dari Xbox
-
Usut Sumber Limbah Kali Jantung, DLHK Depok Gandeng Wilayah Tempuh Jalur Hukum
-
Brimob Sterilisasi JIS dari Tribun Sampai Ruang Ganti Jelang Duel Persija vs Brisbane Roar
-
KPK Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa di Disdik Bogor
-
Utang Kereta Cepat Dialihkan ke Kemenkeu pada 15 September
-
30 Hektare Lahan di Rorotan Ludes Terbakar, Diduga Sengaja Dibakar Orang