Suara.com - Seorang sopir ojek online (ojol) wanita menarik perhatian warganet dengan kisahnya yang membawa bayi sambil bekerja.
Kisahnya menjadi viral setelah video sopir tersebut dibagikan jejaring sosial Instagram @nikenanjani pada Jumat (27/7/2019).
Ia yang memanfaatkan jasa ojek online dari Sudirman ke Tebet menjadi saksi nyata kisah perjuangan dari sopir ojol.
Pelanggan itu merasa bersedih sepanjang perjalanan setelah melihat bayi yang digendong ibunya.
"Perjalanan Sudirman - Tebet dapat ibu Grab bawa anak bayi. Sepanjang jalan ngembeng, suaraku bergetar. Semoga selalu diberi keselamatan, kesehatan dan rezeki yang berkah yang mbak," tulis pelanggan dengan emoji bersedih.
Terlihat dari video, bayi yang bernama Azkiya (8 bulan) menunjukkan wajah polosnya saat menoleh ke penumpang. Sang ibu sengaja membawanya bekerja di malam hari.
"Look at thus innocent face! Dedek ini namanya Azkiya umur 8 bulan. Harusnya jam segini udah bobok tapi masih di jalan nemenin mamanya ngegrab bike," imbuh pelanggan.
Terlanjur terbawa suasana, pelanggan mengaku salut dengan perjuangan sopir ojol. Apalagi ibu itu mempunyai cita-cita ingin menyekolahkan anak-anaknya sampai perguruan tinggi.
"Bayangin dia harus nyetir dari Bekasi ke Jakarta muter-muter seharian, sambil gendong anak dan sambil (maaf) menyusui. Hebatnya dia tetap semangat dan ga ngeluh, masih tetap positif dan cerita kepengen anak-anaknya sekolah tinggi biar bisa kerja sukses," ungkap pelanggan.
Baca Juga: Diundang Jokowi ke Istana Merdeka, Grace Natalie Pilih Naik Ojek Online
Senada dengan hal itu, warganet yang menyimak perjuangan sopir ojol yang menggendong anak sambil bekerja langsung memberikan pujian dan doa kepada ibu tersebut.
"Aamiiin, kamu adalah ibu terbaik," kata @justarliana.
"Kartini era modern. Definisi wanita hebat, definisi independent," puji @dodot.suprstyo.
"Salut untuk ibu itu dan orangtua yang masih berjuang di luar sana demi anak dan keluarga," ujar @adakepri.
Berita Terkait
-
PNM Dorong Kemandirian Penyandang Disabilitas Lewat Pelatihan Ecoprint
-
Derita Bayi di Gaza Sudah Terancam Hidup Prematur Sebelum Lahir di Dunia, Bagaimana Bisa?
-
Kesadaran Pasangan Muda soal Bayi Tabung Meningkat, Morula IVF Perkuat Layanan Berstandar Global
-
Terlanjur Sayang, Pasutri Singapura Baru Sadar Anak Angkatnya Diduga Korban Perdagangan Bayi dari RI
-
Popok Sekali Pakai Jadi Sumber Sampah Besar, Peneliti Tawarkan Tiga Cara Menguranginya
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga