Suara.com - Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah sekaligus penasehat BPN Prabowo-Sandi, Amien Rais nampaknya tak bergeming untuk melakukan rekonsiliasi pasca selesainya pilpres 2019. Padahal Partai Gerindra mengisyaratkan bisa saja partai tersebut ikut merapat ke pemerintahan Jokowi-Ma'aruf Amin.
Amien Rais bahkan tak mau memberikan komentar banyak terkait rekonsiliasi yang disuarakan banyak pihak. Bahkan Amien meminta, semua yang bertanya tentang sikapnya pasca pilpres untuk melihat pernyataannya di media sosial (medsos) Instagram.
"Lihat saja instagram saya, dah ya," ujar Amien disela peresmian Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Boarding School (PPM MBS) AR Fachruddin, Sleman, Minggu (28/7/2019).
Alih-alih bekerjasama dengan petahana, di Instagram dengan nama @amienraisofficial, Amien meminta kubu 02 untuk menjadi oposisi yang berwibawa daripada melakukan rekonsiliasi yang ethok-ethok (pura-pura).
Sebab jika masuk ke pemerintahan karena mendapatkan beberapa kursi setelah rekonsiliasi, maka hal itu jadi aib kubu 02.
Amien lebih berharap Gerindra, PAN dan PKS berada diluar pemerintahan Jokowi-Amin.
Menurut Amien, rekonsiliasi tidak ada artinya kalau tidak ada peta jalan yang dilakukan lima tahun ke depan. Contohnya di sektor ekonomi yang harus diperhatikan.
"Kedaulatan ekonomi harus digarisbawahi. Tidak boleh asing terlalu kuat, utang luar negeri juga jangan terlalu banyak," tandasnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Baca Juga: Apa yang Dimaksud Amien Rais sebagai Rekonsiliasi Etok-etok?
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?