Suara.com - Kementerian Luar Negeri RI menyatakan tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam insiden penembakan di sebuah festival kuliner di utara California, Amerika Serikat, Minggu (28/7).
"Sejauh informasi awal yang kita terima tidak ada WNI yang menjadi korban," kata Pelaksana Tugas Juru Bicara Kemlu Teuku Faizasyah, Senin (29/7) petang.
Penembakan yang terjadi di tengah Gilroy Garlic Festival tersebut mengakibatkan empat orang meninggal dunia, termasuk tersangka pelaku penembakan.
Selain itu, dilaporkan sedikitnya 15 orang cedera, termasuk mereka yang terkena luka tembak.
"Sungguh menyedihkan dan mengecewakan bahwa dalam acara yang menampilkan hal-hal baik warga harus mengalami musibah seperti ini," kata Kepala Polisi Wilayah Gilroy Scott Smithee.
Pelaku bersenjata itu agaknya memotong pagar untuk menerobos masuk Gilroy Garlic Festival yang diselenggarakan setiap tahun.
Dia kemungkinan punya seorang rekan, Mithee menambahkan seperti dikutip dari Reuters.
Saat ini polisi masih menyelidiki kasus penembakan tersebut untuk menemukan kemungkinan keterlibatan tersangka kedua dan mengetahui motif pelaku. (Antara)
Baca Juga: California jadi Negara Pertama Melarang Diskriminasi Gaya Rambut Alami
Berita Terkait
-
Berdalih Ingin Usir Setan, Ibu Tega Kurung Maiya dalam Mobil hingga Tewas
-
Laris Manis, Kamar Hotel Ini Habis Dipesan Cuma dalam Waktu 2 Menit
-
Belajar Membuat Sushi, Aksi Snoop Dogg Curi Perhatian Chef Asal Jepang
-
California jadi Negara Pertama Melarang Diskriminasi Gaya Rambut Alami
-
Dapat Kiriman Paket Racun Mematikan, 4 Gedung Kantor Facebook Dievakuasi
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!
-
Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat
-
Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator
-
UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total
-
Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak
-
MBG Disetop Saat Libur Sekolah, BGN Disomasi: Ibu Hamil dan Balita Tetap Butuh Nutrisi!
-
Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer