Suara.com - Masyarakat Kota Serang, Banten, merasakan guncangan gempa cukup kencang, hingga keluar rumah dan bangunan kantor.
"Saya lagi enak-enak tidur, goyang, saya kira kenapa, tahunya gempa," kata Iman, penghuni kosan di daerah Cipocok, Kota Serang, Banten, saat ditemui dilokasi, Jumat (02/08/2019).
Begitupun yang dirasakan Dimas, dia menghentikan laju mobilnya ketika merasakan guncangan gempa saat akan pulang ke rumahnya.
"Saya pikir ban mobil saya masalah, tau nya gempa," ujar Dimas, saat ditemui dilokasi yang sama, Jumat (02/08/2019).
Bahkan Banco, pengendara sepeda motor dari Lebak menuju Tigaraksa, Kabupaten Tangerang pun ikut menghentikan kendaraannya. Dia merasakan guncangan gempa yang kuat.
"Pas saya jalan kan goyang, saya enggak tau kenapa tadinya. Tau nya ada gempa pas di cek," ujar Banco, Jumat (02/08/2019).
BMKG merilis goa berkekuatan 7,4 SR yang terjadi sekitar pukul 19.03 wib. Lokasinya berada di 147 km Barat Daya Sumur, Ujung Kulon, Kabupaten Pandeglang, Banten.
Gempa tersebut berpotensi tsunami. Tsunami sendiri pernah menghantam pesisir Banten pada 22 Desember 2018 silam.
Kontributor : Yandhi Deslatama
Baca Juga: Jakarta Diguncang Gempa, Anies dan PNS di Balai Kota Berlarian Keluar
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Hak Hidup Dirampas! Kemenham: Penyekapan Perempuan 3 Tahun di Bandung Pelanggaran HAM Serius
-
Terungkap di Forum Mahasiswa, Begini Kronologi Terbongkarnya Kasus Dugaan Suap BEM UBK
-
Kim Jong Un Ketar-ketir Tahu Kapal Selam Nuklir Korea Selatan: Korut Harus Tambah Senjata!
-
Rp20 Juta Dibagi Tujuh Orang, Ini Rincian Aliran Dana Suap yang Guncang BEM UBK
-
Konflik PT Mayawana Disorot: Kuburan Digusur, Warga Dipidana, Rantai Pasok APRIL Group Dipertanyakan
-
Bom Molotov di Koja Dipicu Cemburu, Ibu Bonceng Anak Jadi Korban Salah Sasaran
-
Mikroplastik dan Ledaka Alga Berbahaya: Bagaimana Polusi Plastik Ganggu Keseimbangan Ekosistem
-
Greenpeace Cs Sorot APRIL Group, Sebut Pemasok Barunya Perusak Hutan
-
Pelemparan Bom Molotov di Koja Terekam CCTV, Diduga Dilakukan 4 Orang
-
Tak Bisa Sembunyi! Polda Jabar Gandeng Meta Lacak Jejak Taufik Penyiksa Kekasih di Rancaekek