Suara.com - DKI Jakarta digoyang gempa bumi pada Jumat (2/8/2019) malam. Pengunjung sebuah restoran cepat saji di Jalan Ir. H. Juanda, Jakarta Pusat, mendadak berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri.
Sebelum gempa bumi terjadi, pengunjung masih santai menyantap makanan di restoran tersebut. Namun, para pengunjung saling menatap ketika merasakan goyangan yang cukup kencang.
"Eh, gempa, gempa," kata para pengunjung.
Otomatis para pengunjung pun langsung berusaha untuk keluar dari area restoran dan memilih untuk berdiam di trotoar sambil berkerumun. Pengunjung lain yang masih diam di dalam restoran pun akhirnya ikut keluar karena goyangannya yang terjadi cukup lama.
Ketika pengunjung merasakan kondisi sudah aman, barulah mereka kembali untuk melanjutkan santap makan malamnya. Namun ada juga sebagian dari pengunjung memutuskan untuk pulang.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan telah terjaid gempa bumi 7,4 Skala Richter, Jumat (2/8/2019) pukul 19.03 WIB.
Berdasarkan info BMKG, pusat gempa terjadi 147 klometer barat daya Sumur, Banten.
Gempa berkekuatan 7,4 SR ini juga berpotensi tsunami.
"Peringatan dini tsunami untuk wilayah Banten, Bengkulu, Jabar, Lampung," seperti info BMKG.
Baca Juga: Gempa Banten 7,4 SR, Warga Pendeglang Lari dari Bibir Pantai Takut Tsunami
Berita Terkait
-
Gempa Banten 7,4 SR, Warga Pendeglang Lari dari Bibir Pantai Takut Tsunami
-
Gempa 7,4 SR, Pasien RSUD Banten Berhamburan Keluar Menyelamatkan Diri
-
Jakarta Diguncang Gempa, Pegawai KPK Panik Lari Keluar Gedung
-
Gempa Banten Terasa di Jogja, Warga Bantul Berhamburan Keluar Rumah
-
Gempa Banten 7,4 SR Terasa Sampai Bekasi, Pegawai Pemkot Bekasi Panik
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir