Suara.com - Pegawai Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, berhamburan dari ruangan setelah merasakan guncangan gempa Banten 7,4 SR. Gempa yang terjadi sekitar pukul 19.03 WIB, Jumat (2/9/2019).
Mereka mengevakuasi dirinya sendiri dengan berlari ke arah lapangan terbuka. Tujuannya untuk menghindari adanya insiden runtuhnya bangunan gedung lantai 10 Kantor Pemerintah Kota Bekasi di Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan.
Salah satu pegawai Pemkot Bekasi, Citra Wahyuni (26) mengaku jika goncangan itu terasa hingga membuat dirinya pusing.
"Tadi berasa bangey goyangnya. Pusing. Terus temen-teman pada teriak gempa-gempa, gitu. Semua langsung keluar menyelamatkan diri," kata Citra di lokasi, Jumat (2/9/2019).
Mereka kembali kedalam ruangannya masing-masing setelah gempa yang melanda Kota Bekasi dipastikan sudah tak dirasa.
Sebanyak 18 daerah berpotensi tsunami setelah gempa 7,4 SR mengguncang. Pusat gempa ada di sekitar banten. Daerah-daerah itu paling banyak di Banten, Lampung dan Bengkulu. Gempa Banten 7,4 SR terjadi pada, Jumat (2/4/2019) pukul 19.03 WIB. Gempa berpusat di 147 km Barat Daya Sumur, BANTEN). Gempa berada di kedalaman 10 km.
Daerah yang berpotensi tsunami berdasarkan pemodelan berdasarkan inatews.bmkg.go.id:
BANTEN PANDEGLANG BAGIAN SELATAN SIAGA
BANTEN PANDEGLANG PULAU PANAITAN SIAGA
LAMPUNG LAMPUNG-BARAT PESISIR-SELATAN SIAGA
BANTEN PANDEGLANG BAGIAN UTARA WASPADA
BANTEN LEBAK WASPADA
LAMPUNG TANGGAMUS PULAU TABUANWASPADA
JABAR SUKABUMI UJUNG-GENTENGWASPADA
LAMPUNG TANGGAMUS BAGIAN TIMURWASPADA
LAMPUNG LAMPUNG-SELATAN KEP. KRAKATAU WASPADA
LAMPUNG LAMPUNG-SELATAN KEP. LEGUNDI WASPADA
LAMPUNG LAMPUNG-BARAT PESISIR-TENGAH WASPADA
LAMPUNG LAMPUNG-BARAT PESISIR-UTARA WASPADA
BENGKULU BENGKULU-UTARA PULAU ENGGANO WASPADA
BENGKULU KAUR WASPADA
LAMPUNG LAMPUNG-SELATAN KEP. SEBUKU WASPADA
BENGKULU BENGKULU-SELATAN WASPADA
BANTEN SERANG BAGIAN BARAT WASPADA
BENGKULU SELUMA WASPADA
Baca Juga: Gempa Bumi Bermagnitudo 4.0 Guncang Bolaang Mongondow
Berita Terkait
-
Banten Berpotensi Tsunami, Warga Cilacap dan Banyumas Ikut Rasakan Gempa
-
Gempa Banten Di Ujung Kulon, Pengguna Jalan Menghentikan Laju Kendaraan
-
Jakarta Diguncang Gempa, Anies dan PNS di Balai Kota Berlarian Keluar
-
Gempa Banten Dirasakan Hingga Yogyakarta
-
18 Daerah Ini Berpotensi Tsunami Pasca Gempa Banten 7,4 SR
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Terungkap! Taksi Green SM yang Mogok di Rel Bekasi Timur Ternyata Terlambat Servis Hingga 9.000 KM
-
Polisi Ungkap Pemicu Kericuhan Wisatawan di Pantai Wedi Awu, 4 Tersangka Diamankan
-
Bareskrim Limpahkan Laporan Kasus Air Keras Andrie Yunus ke Polda Metro Jaya
-
Jangan Salahkan Dirimu! Ini Langkah yang Harus Dilakukan Penyintas Kekerasan Seksual
-
Geger Kekerasan Seksual di Pati, Cak Imin Minta Para Kiai Kumpul Deteksi Ponpes 'Nakal'
-
Dedi Congor Kabur dari Wartawan Usai Diperiksa Kasus Bea Cukai, KPK: Ada Dugaan Terima Uang
-
Cak Imin Sebut Kasus Pencabulan di Pati Alarm Darurat Pesantren: Itu Kiai Palsu, Cuma Manipulasi!
-
Banjir Bone Telan Dua Korban Jiwa, Bocah 5 Tahun Tenggelam Saat Evakuasi
-
Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan
-
Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok