Suara.com - Layanan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang Banten dalam kondisi normal. Tidak ada yang terganggu akibat pemadaman listrik, baik layanan penerangan, sistem komputerisasi di terminal maupun layanan udara.
Senior Manager Of Branch Communication and Legal, Bandara Internasional Soekarno-Hatta Febri Toga Simatupang menjelaskan menjelaskan Soekarno - Hatta sempat terkena dampak gangguan dari PLN, tetapi langsung ter-backup oleh 17 genset.
"Sehingga kebutuhan listrik di Bandara Internasional Soekarno-Hatta aman terkendali. Kondisi operasional normal, tak ada layanan yang terganggu," ujar Febri Toga Simatupang di Tangerang Senin (5/8/2019).
Sistem kelistrikan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta dipasok dari empat gardu listrik dari PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). Lalu disalurkan ke main power system (MPS) milik PT Angkasa Pura II (Persero).
Keempat gardu listrik itu yakni Gardu Induk Cengkareng I (Jakarta Internasional Airport Cengkareng (JIAC), Gardu Induk Cengkareng II, Gardu Induk Teluk Naga Tangerang dan Gardu Induk Tangerang lama. Selain itu seluruh kebutuhan kelistrikan pun di-backup genset serta UPS, ujarnya.
Sebelumnya, Perusahaan Listrik Negara (PLN) menyebutkan bahwa recovery atau pemulihan perbaikan dari padamnya listrik di Jabodetabek hingga Jawa Tengah tidak sampai tengah malam atau 00.00 WIB (Senin dini hari).
"Kalau Jakarta perbaikan membutuhkan paling tidak 3 jam, untuk Jawa Barat dan Banten paling tidak butuh waktu 4 sampai 5 jam," kata Plt Dirut PLN Sripeni Inten. (Antara)
Berita Terkait
-
Jakarta Mati Lampu, Elly Sugigi Jadi Sumber Sinyal
-
Sikap Wajar, DPRD Dorong Rakyat Jakarta Minta Kompensasi ke PLN
-
Tasya Kamila Khawatir ASI Perahnya Saat Listrik Padam, Ini Tips dari Ahli!
-
Pasokan Listrik di Kota Cilegon Belum Normal Pasca Jakarta Blackout
-
Listrik Padam Berjam-jam, Dirut PLN Diprotes Warganet
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara