"Nah pas aku ngomong gitu, HP dia centang satu lama banget. Aku langsung gerak buat nyari-nyari info itu fotonya beneran apa enggak," tulis akun @TextmeOyaoya.
Dan, akun @TextmeOyaoya menemukan faktanya setelah mengakses situs pencari kos. Ternyata harganya jauh lebih mahal ketimbang yang ditawarkan si terduga penipu, yakni Rp 1,8 juta.
"Daaaan taraaa, aku menemukan di mamikos. Terimakasih google image. Alamat bener di jalan Afandi tapi itu buat cowok bukan buat cewek. harganya 1,8 juta woy, harga yang masuk akal buat fasilitas kayak gt. Kostnya juga udah penuh," cuit akun @TextmeOyaoya.
"Seperti biasa setelah itu aku diblokir. Alhamdulillah udah sempet aku maki-maki balik. Untung jam terbangku nyari kostan udah tinggi, tahu kalau kost yang fasilitasnya segini harganya sekitaran berapa," kicau akun @TextmeOyaoya.
Hati-hati para pencari kos
Akun @TextmeOyaoya pun mengimbau agar para pencari kos atau kontrakan berhati-hati. Menurut dia, jangan ada transaksi apapun termasuk uang muka, sebelum mengecek ke lokasi.
"Buat kalian yang nyari kostan/kontrakan bener2 usahin buat ngecek lokasi ya. Kalau gak bisa cek lokasi minta tolong temen ngecek pokoknya biar yakin kalau kostan itu bukan hanya imajinasi doang. Jangan ada transaksi apapun termasuk DP sebelum cek lokasi," cuit akun @TextmeOyaoya.
"Sambil nyari-nyari kontrakan/kost, kalian kudu banget titen, ditandai. Kalau kost kayak gini, di daerah sini, harganya sekitar berapa. Harga kostan itu hampir seragam kok, jadi harganya pasti gak jauh-jauh amat tergantung tempat, fasilitasnya tapi range harganya pasti jelas," kicau akun @TextmeOyaoya.
"Terus entah kenapa penipu itu punya pola yang sama. Buru-buruin orang dan telepon. Entah itu penipuan menang undian uang, mobil kah atau kostan pasti mereka nyepet-nyepetin suruh transfer dan minta telepon. Karena dengan denger suara kita gampang terpengaruh sama orang," cuit akun @TextmeOyaoya.
Berita Terkait
-
Warganet Mengeluh Udara Dingin, Ini Penjelasan BMKG
-
Ekspektasi Vs Realita Gaya Gamer Cewek yang Sebenarnya, Beda Banget
-
Cewek Ancam Putus Demi Belanja Online, Balasan Cowoknya Telak Banget
-
Hebohnya Pernikahan Fans JKT48, Tamu Undangan Ikutan Joget
-
Rekam Ruang Guru Diam-diam, Siswi Dikagetkan dengan Penampakan Ini
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK
-
Clara Shinta Ogah Damai dengan Mantan Suami, Proses Hukum Jalan Terus
-
Wacana Penderita TBC Jadi Penerima MBG Ditolak DPR, Dinilai Berpotensi Sebarkan Penyakit
-
Bukan Copet, Transjakarta Ungkap Fakta Penumpang Ngamuk di Koridor 5 yang Viral