Suara.com - Belakangan, udara di pagi hari terasa lebih dingin meski pada musim kemarau. Dinginnya udara di pagi hari juga dirasakan di kota-kota besar dengan tingkat polusi yang tinggi. Tidak sedikit warganet mengeluhkan udara yang dingin ini, bahkan kata "Dingin" menjadi Trending Topic Twitter Indonesia, dengan jumlah cuitan sebanyak lebih dari 20 ribu tweet.
"Pagi-pagi bangun tidur dingin banget, api unggun mana api unggun," tulis akun @Caa_daaa.
"Kenapa setiap pagi Jakarta jadi dingin ya?" cuit @bibyxyz.
"Ini emang perasaan gue aja apa emang Cibinong dingin," tambah @azixml_25.
Rupanya, udara pagi hari yang terasa dingin ini disebabkan karena tidak adanya awan pada malam hari, sehingga energi panas Bumi atau gelombang panjang dipancarkan seluruhnya dan tidak ada yang dipantulkan.
Menurut penjelasan BMKG, panas yang dirasakan di Bumi merupakan energi gelombang panjang yang dipancarkan Bumi, setelah menyerap radiasi Matahari berupa gelombang pendek. Energi panas Bumi tersebut membuat manusia merasa hangat karena energi gelombang pajang tersebut dipantulkan kembali ke Bumi oleh awan.
Namun, karena tidak adanya awan pada malam hari, dinginnya udara malam hari akan berlangsung hingga pagi hari, menjelang siang hari hingga Bumi kembali menyerap energi gelombang pendek dari Matahari. Kemudian, dipancarkan lagi ke atmosfer dan pada saat itulah manusia akan kembali merasakan panas atau hangat kembali di Bumi.
Lucunya, penjelasan BMKG mengenai udara dingin ini ditanggapi dengan komentar kocak warganet.
"Kirain kita dapat hawa dingin dari Aussy lagi yang terbawa angin hahaha," komentar pemilik akun Instagram c1rcyd.
Baca Juga: Kaesang Komentari Vivo Z1 Pro, Warganet: Penting Bisa Main PUBG Mas!
"Berarti si doi kalau sikapnya lagi dingin karena ngga ada awannya min?" tambah fakeagung69.
"Nggak apa-apa udara dingin asal jangan kamu yang dingin," tulis dila.erista.
Berita Terkait
-
Berentetan hingga Gempa Banten, Benarkah Gempa Bisa Menjalar?
-
Efek Musim Kemarau, Kualitas Udara Kian Menurun
-
Agung Hercules Meninggal Dunia Jadi Topik Terpopuler Twitter
-
Hashtag Percumaganteng Trending, Jadi Ingat Hari Ayah Belum Ngucapin
-
Tagar #KenaikanIsaAlmasih Puncaki Trending Topic Twitter Indonesia
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Hadapi Badai Efisiensi, Local Media Community Makassar Dorong Diversifikasi Bisnis
-
Ritual Berujung Petaka di Bone: ASN Ngamuk Ngaku Arung Palakka Terpaksa Diikat di Pohon
-
Harga Rice Cooker Miyako Kapasitas 0,6 Liter, Hemat Listrik untuk Anak Kos
-
Surat untuk Hari yang Telah Berlalu
-
TPNPB-OPM Akui Tembak TNI dan Intel di Tolikara, Ada Korban Jiwa
-
Hamsad Rangkuti dan Kisah Perjuangan Melawan Tentara NICA dalam BukuKereta Pagi Jam 5
-
Bukan Pengangkatan Otomatis, Begini Skema Guru PPPK Jadi PNS pada 2027
-
Riset CORE Ungkap Trik Pemerintah Sembunyikan Utang, Dari Whoosh hingga Burden Sharing BI
-
Kalau Belum Siap Bertanggung Jawab, Pertimbangkan Lagi Punya Anak
-
Sengketa Batas Tanah di Tasikmalaya Berujung Maut, Satu Orang Tewas