Suara.com - Jaringan toko swalayan Jepang FamilyMart meminta maaf atas kejadian menjijikkan di salah satu cabangnya, setelah ketahuan menjadi tempat bekeliaran tikus melalui sebuah video viral.
Diberitakan BBC.com, Rabu (7/8/2019), FamilyMart mengatakan telah menutup toko di video itu dan minta maaf kepada para pelanggan yang jijik melihat video tersebut.
Pada Senin (5/8/2019), media sosial dihebohkan dengan video yang menunjukkan enam hewan pengerat berlarian di dalam toko, di dekat rak sushi, dan di lantai.
Beberapa di antaranya berkeliaran di dekat rak pendingin yang menyimpan makanan segar seperti sushi dan nasi kotak di video itu, sementara tikus lainnya berlari di bawah rak tempat produk-produk kemasan.
Video tersebut dikabarkan telah ditonton lebih dari lima juta kali sedang diunggah.
Kemudian dalam sebuah pernyataan, FamilyMart mengatakan telah melakukan penyelidikan dan menutup toko di distrik Shibuya itu.
"(Kami) benar-benar meminta maaf karena membuat Anda merasa tidak nyaman dan gelisah," bunyi sebuah terjemahan dari pernyataan berbahasa Jepang, dikutip SUARA.com dari BBC.com.
Perusahaan tersebut menambahkan, pembersihan dengan desinfektan akan dilakukan di toko tersebut. Produk-produk yang tercemar juga akan dibuang.
"Kami akan mengambil langkah-langkah lebih lanjut seperti desinfeksi... dan akan mempertimbangkan kemungkinan bagi toko itu untuk kembali beroperasi," lanjut pernyataan tersebut.
Baca Juga: Meme Kocak Tikus Jumbo dan 4 Berita Viral Lainnya
FamilyMart adalah jaringan toko serba ada yang populer di Jepang, dan juga memiliki cabang di seluruh Asia.
Berita Terkait
-
Jelang Perayaan HUT RI, Pemuda Ini Nekat Kencingi Bendera Merah Putih
-
Detik-detik Bule di Bali Ngamuk, Tabrakkan Diri ke Mobil dan Motor
-
Jepang Kembangkan Makhluk Mutan Gabungan Tikus - Manusia
-
Tiap Hari Cuma Habis Rp 20 Ribu, Wanita Ini Pensiun Muda Usai Beli 3 Rumah
-
Teror Mengerikan di Jepang, Seorang Pasien Tikam 4 Orang di Rumah Sakit
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK