Suara.com - Seorang pria yang bersenjata sebilah pisau menusuk tiga perawat dan seorang petugas kepolisian di satu rumah sakit di bagian barat Jepang pada Jumat, kata polisi. Penusukan itu merupakan insiden terbaru di negara tersebut.
Perawat-perawat itu ditusuk di bagian dada dan perut tetapi luka-luka yang mereka alami tak mengancam nyawa, kata polisi, yang menambahkan bahwa seorang petugas kepolisian juga terluka di bagian lengan kirinya.
Polisi menangkap seorang pasien pria yang berusia 45 tahun. Dia telah menusuk seorang perawat dan melarikan diri. Dua perawat lain dan seorang petugas kepolisian dilukai ketika mereka berusaha menangkap pria itu, kata polisi.
Kejahatan dengan menggunakan senjata tajam seperti pisau atau pedang jarang terjadi di Jepang karena negara itu memberlakukan undang-undang ketat terkait penggunaan senjata.
Pada Mei, seorang pria bersenjata pisau melukai sekelompok anak sekolah di sebuah pehentian bus, menwaskan seorang anak perempuan dan melukai 16 orang lainnya dalam insiden yang mengagetkan negara itu. (Reuters/Antara)
Berita Terkait
-
Viral, Wanita 23 Tahun Tikam Pegawai Stasiun Gara-gara Tertinggal Kereta
-
Ditikam Suami, Istri Tak Sadar Pisau Tertancap di Punggung hingga Seminggu
-
Pria Mengamuk di Halte Bus, Tikam Belasan Orang Termasuk 8 Anak SD
-
Jadi Tersangka Penikaman, Pengusaha Batam Amat Tantoso Bebas dari Penjara
-
Polisi Pastikan Pelaku Penikaman di Depok Tak Terpengaruh Narkoba
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
AS Tawarkan Hadiah Rp169 Miliar untuk Informasi Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei
-
Antisipasi Krisis Timur Tengah, Prabowo Pertimbangkan Kebijakan WFH untuk Tekan Konsumsi BBM
-
Polisi Gunakan Scientific Investigation untuk Buru Penyiram Air Keras Aktivis KontraS
-
Komisi III DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Polisi Tangkap Pelaku
-
KAI Prediksi Puncak Arus Mudik 15 Maret 2026, Lebih dari 51 Ribu Penumpang Berangkat dari Jakarta
-
KPK Bawa Bupati Cilacap dan Sekda ke Jakarta Usai OTT, 13 Orang Diperiksa Intensif
-
Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak, Amerika Sebut Kecelakaan tapi Iran Klaim Ditembak Rudal
-
Kebakaran Hebat di Tambora Jakbar, 25 Rumah Hangus dan 206 Warga Terpaksa Mengungsi
-
Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menko Yusril: Pola Serangan Terencana dan Terorganisir
-
Serangan Brutal AS-Israel Sengaja Targetkan Anak-anak, Kemenkes Iran Rilis Data Mengerikan