Suara.com - Sapi Presiden Joko Widodo (Jokowi) berulah saat hendak disembelih di Masjid Agung, Kraton Surakarta, Jawa Tengah saat Hari Raya Idul Adha 1440 H.
Hewan kurban berukuran jumbo seberat 1,4 ton itu mengamuk sampai hampir merobohkan tenda tempat penyembelihan.
Peristiwa tersebut kini viral di dunia maya setelah videonya dibagikan akun Instagram @larasireyma pada Minggu (11/8/2019).
Terlihat puluhan panitia kurban berbaju merah dan warga setempat kewalahan menghadapi sapi yang mengamuk. Mereka berusaha mengkodisikan hewan tersebut supaya tenang.
Tak berselang lama, sapi berhasil dijinakkan setelah diikat ke pohon dekat tempat penyembelihan.
Dilaporkan penyembelihan sapi kurban Presiden Jokowi yang rencananya menggunakan alat khusus perebah ciptaan takmir Majid Agung Surakarta akhirnya dibatalkan.
Sapi berukuran raksasa itu disembelih di ruang terbuka usai ditambatkan ke tiga pohon yang ada di halaman masjid.
Insiden sapi Presiden Jokowi yang mengamuk tak ayal mengundang komentar netizen. Banyak yang dibuat heran dengan kejadian itu.
"Sangar banget, panitianya bisa menghindar," tulis @ichsankolipr.
Baca Juga: Detik-detik Muka Rohim Ditendang Sapi Kurban, 3 Gigi Rontok, Darah Mengucur
"Ngeri," komen @kubrilclbk.
"Ngamuk kenapa?" tanya @dian_ismyama.
Sapi kurban Presiden Jokowi yang memberontak itu diketahui berjenis simental dari peternakan Lembu Suro, Boyolali. Hewan kurban tersebut rencananya akan disembelih menggunakan alat perebah hasil inovasi takmir Masjid Agung Surakarta senilai Rp 21 juta tapi gagal.
Berita Terkait
-
Gibran hingga Dito Ariotedjo! Daftar Pejabat, Menteri dan Jenderal di Lingkaran Bisnis Raffi Ahmad
-
Etik Suryani Jalani Pemeriksaan Maraton, Tinggalkan Polresta Surakarta Jelang Pagi
-
Kemenag: Jumlah Hewan Kurban Iduladha 2026 Tembus 2 Juta Ekor
-
Idul Adha 1447 H, Pegadaian Distribusikan 913 Hewan Kurban untuk Masyarakat di Seluruh Indonesia
-
Lebih dari Sekadar Kurban, Iduladha Juga Mengajarkan Arti Kepedulian
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali