Suara.com - Polisi akhirnya resmi menetapkan tokoh pemuda Maluku, Umar Kei yang ditangkap lantaran diduga berpesta narkoba jenis sabu saat menginap di Hotel Amaris di kawasan Jakarta Pusat, Senin (12/8/2019) sore.
Status tersangka itu disandang Umar Kei setelah menjalani pemeriksaan selama beberapa hari pasca ditangkap aparat Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya.
"Kalau sudah ditangkap berarti sudah (Umar Kei) berstatus tersangka ya," Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono saat ditemui wartawan di Polda Metro Jaya, Rabu (14/8/2019).
Dalam penggerebekan di hotel itu, polisi turut menangkap tiga tersangka lain yang diduga ikut berpesta narkoba bareng Umar Kei.
"Total ada empat orang yang ditangkap," kata Argo.
Argo mengatakan, penangkapan bermula dari adanya informasi masyarakat terkait adanya penyalahgunaan narkotika. Selain menyita lima bungkus plastik berisi sabu, polisi juga menemukan senjata api jenis revolver serta lima unit ponsel genggam.
"Kami kembangkan ya ada inisial UK tadi ya, kami dapatkan dalam kamar salah satu hotel dengan teman-temannya ya. Kami dapatkan senjata api juga ada lima klip sabu, ada ponsel genggam dan kita lakukan penyelidikan," sambungnya.
Kekinian, polisi tengah mendalami kasus penyalahgunaan narkotika serta kepemilikan senjata api tersebut.
Nantinya, untuk kasus kepemilikan senjata api akan dilakukan pendalaman oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya, sedangkan kasus penyalahgunaan narkotika akan didalami oleh Ditresnarkoba Polda Metro Jaya.
Baca Juga: Bawa Pistol saat Pesta Sabu, Umar Kei Terancam Dijerat Pasal Berlapis
"Tentunya nanti kami dalami kembali daripada kegiatan tersebut. Untuk senjata api kami serahkan ke Reskrimum untuk dilakukan penyidikan. Sedangkan untuk narkoba tentu ada Direktur Narkoba yang akan penyelidikan di sana," katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Klaim Mobilnya Dipasang Alat Pelacak, Tiyo Ardianto Dikuliti Netizen: Beasiswa KIP, Mobil Fortuner?
-
Curanmor di Perumahan Bekasi Terungkap, Polisi Sita NMax dan Korek Api Berbentuk Pistol
-
Pati Viral Lagi! Anak Bakar Rumah Ortu Gara-gara Tak Diberi Uang Merantau
-
Boni Hargens: Tak Perlu Buat UU Baru, Kompolnas Telah Diperkuat UU Polri Hasil Revisi
-
Kesal Tak Diberi Uang, Pria di Pati Diduga Bakar Rumah Orang Tuanya Sendiri
-
Sopir Truk Penabrak Tokoh Pramuka Herman Resmi Jadi Tersangka, Ini Pengakuannya
-
Disemprot Doktor Ekonomi, Kritik Rieke 'Oneng' Soal Anggaran KemenHAM Dinilai Asal Bunyi
-
Hanya Kirim PDF Tanpa Balasan, Polres Jakpus Jelaskan Soal Aksi BEM UI Tak Ajukan Izin Resmi
-
3 Fakta Dugaan Korupsi MBG: Kejagung Geledah Enam Lokasi, DPR Minta Program Dihentikan
-
Jangan Adu Rakyat vs Rakyat, TB Hasanuddin Tegaskan Komcad Tak Boleh Hadapi Demo Mahasiswa