Suara.com - Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat, Atalia Praratya Kamil, membacakan buku berjudul Mia dan Ikan Goreng’, yang dia tulis manakala mengunjungi Satuan PAUD Sejenis (SPS) Seroja, dalam kegiatan Siaran Keliling (Sarling), di Kota Bekasi, Jakarta, Rabu (14/8/2019).
Menurut Atalia, yang juga menjadi Bunda PAUD Jabar, tujuan ia membacakan buku tersebut adalah untuk memotivasi anak-anak agar gemar makan ikan. Ikan, kata dia, mengandung protein tinggi yang dapat membuat anak-anak berkembang dengan sehat, cerdas, dan ceria.
"Anak-anakku, bunda akan bacakan buku berjudul Mia dan Ikan Goreng. Buku ini bunda tulis sendiri untuk mengingatkan anak-anak dan orang tua di rumah tentang pentingnya makan ikan," kata Atalia.
Pada kesempatan yang sama, ia mengingatkan para orang tua untuk terus berupaya menanamkan budaya membaca kepada anak-anak. Menurutnya, ada dua hal yang dapat menentukan masa depan anak, yakni membaca dan mengonsumsi ikan.
"Mari kita biasakan anak-anak kita makan ikan sejak dini. Selain makan ikan, anak-anak juga dibiasakan membaca. Membaca itu bisa apa saja, buku pelajaran, buku dongeng, atau buku apapun asalkan positif," ajaknya.
"Dua hal ini bisa dimulai dari rumah, dan tentu tugas kita sebagai orang tua yang menyiapkan, mengingatkan dan memberi contoh," kata Atalia menambahkan.
Berita Terkait
-
Gubernur Jabar Pimpin Apel Besar Kontingen PON 2020 Papua
-
Untuk Atasi Isu Lingkungan, Jabar Kembangkan Sistem Informasi
-
Ketua Tim Penggerak PKK Jabar : Manfaatkan Lahan Tidur untuk Apotek Hidup
-
Pencegahan Narkoba di Jabar Perlu Strategi Khusus
-
Gubernur Jabar Dukung UMMA Indonesia sebagai Inovasi Kehidupan Beragama
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!
-
Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia
-
Tolak SPPG di Dalam Kampus, UMY Usul Fokus Jadi Mitra Kajian Program MBG
-
'Kode Merah' di Balik Room VIP: Bareskrim Bongkar Modus Narkoba di B-Fashion dan The Seven Jakbar
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Israel Jadi Negara Paling Tidak Disukai di Dunia Menurut Survei Global 2026
-
Sadis! Hanya Demi Motor, Pemuda di Karawang Nekat Habisi Nyawa Adik Kelas di Bantaran Citarum
-
Mahfud MD Ungkap Isi Obrolan dengan Jokowi di Kondangan Soimah: Gak Ada Bahas Politik
-
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan ke MK: Soroti Ancaman Denda Rp500 Juta dan Kontrol Global
-
Siswa SMK Karawang Terancam Hukuman Mati Usai Rencanakan Pembunuhan Adik Kelas