Suara.com - Rencana induk pembangunan atau master plan pemindahan ibu kota ke Pulau Kalimantan direncanakan selesai pada Tahun 2020. Pemerintah juga akan menggaet swasta dan Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) sebagai investor.
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Bambang Brodjonegoro mengatakan master plan akan mulai dikerjakan ketika pemerintah sudah menentukan lokasi yang dipilih sebagai ibu kota.
Meskipun tidak menyebutkan, Bambang memastikan pemerintah akan menentukan lokasi di pulau Kalimantan sesuai dengan waktu.
"2020 selesainya. Master plan baru bisa dibikin kalau ketahuan lokasinya. Baru bisa dibikin," kata Bambang di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Kementerian Keuangan, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jumat (16/8/2019).
Sebagaimana diinformasikan, pemerintah akan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp 93 triliun untuk membangun ibu kota baru di Kalimantan. Bambang menerangkan sisa daripada kebutuhan anggaran pembangunan itu akan didukung investasi dari pihak swasta dan KPBU.
Ia juga mengungkapkan pihak swasta yang nantinya akan mengucurkan investasi memang biasa menjalani proyek-proyek di bidang pembangunan termasuk pembangunan rumah penduduk ataupun infrastruktur.
"Sisanya (dana) dari swasta dan KPBU. Projeknya itu rata-rata swasta. Itu termasuk untuk rumah penduduk. Infrastruktur juga bisa," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya