Suara.com - Siapa sangka, jika perbincangan dua sejoli yang sedang berkencan dan menginginkan es krim ini berakhir dengan kejadian mengerikan.
Ya, beberapa waktu lalu publik digegerkan dengan berita seorang wanita yang nekat tusuk kekasihnya, gara-gara disindir terlalu gendut ketika ingin makan es krim.
Dilansir Suara.com dari laman Shanghaiist, Selasa (20/8/19), wanita asal China ini tega membunuh kekasihnya usai disindir soal berat badan.
Sebelum terjadinya penusukan, awalnya pasangan tersebut sedang berjalan-jalan di pusat perbelanjaan tak jauh dari Kota Henan, Zhumadian, China.
Tiba-tiba, wanita yang tidak disebutkan identitasnya ini mengatakan bahwa dirinya ingin makan es krim kepada kekasihnya.
Terlebih, cuaca di Kota Henan kala itu sedang sangat panas, jadi tak heran jika wanita tersebut menginginkan es krim.
"Kamu sudah terlalu gendut, dan kamu masih ingin makan es krim?" tutur sang kekasih, menurut keterangan saksi mata yang berada di lokasi kejadian.
Usai disindir gendut oleh sang kekasih, wanita tersebut langsung terdiam kemudian berjalan ke salah satu toko untuk membeli gunting.
Tak disangka, wanita tadi langsung menghujam gunting yang baru saja dibelinya ke tubuh sang kekasih sebanyak empat kali.
Baca Juga: Unik, dari Kue hingga Es Krim, 5 Restoran Ini Sediakan Menu Khusus Anjing
Pria yang ditusuk kekasihnya itu langsung tersungkur di pinggir jalan dengan kondisi berlumuran darah.
Sayangnya, saat petugas medis datang, kondisi pria tersebut sudah sangat kritis dengan luka tusuk cukup parah.
Pria tersebut akhirnya meninggal dunia ketika dilarikan ke rumah sakit terdekat karena kehilangan banyak darah.
Setelah kejadian penusukan itu, sang wanita langsung ditahan oleh pihak kepolisian setempat.
Berdasarkan keterangan kerabat dekat pelaku dan korban, keduanya baru saja berpacaran selama kurang dari sebulan lamanya.
Berita Terkait
-
Our Generation: Setting Lokasi Cakep dan Nuansa Psikologis Menggigit Abis!
-
China Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran, Dukung Pembukaan Kembali Selat Hormuz
-
Nissan Pangkas Waktu Produksi Jadi 26 Bulan Demi Lawan Dominasi Mobil China
-
Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS
-
Bikin Nobar Makin Seru, Saat Es Krim Jadi Teman Menikmati Pertandingan Piala Dunia
Terpopuler
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- 7 Aturan Feng Shui Kamar Tidur yang Baik untuk Rezeki
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
PSI: Kunjungan Jokowi ke Daerah Bukan Safari Politik, Tapi Memenuhi Undangan
-
1 Warga Tewas Akibat Gempa M6,7 di Sulawesi Tengah, 312 Jiwa Terdampak
-
Apakah 'Nyanyian' Sony Sonjaya Bisa Jadi Kunci Bongkar Akar Korupsi MBG?
-
BEM Bersatu Tuding Ada Sosok Eks Petinggi Militer di Balik Aksi Demo Mahasiswa Tolak MBG
-
Guntur Romli Cium Motif Lain BEM Bersatu: Dari Mana Dana Bikin Konferensi Pers?
-
Gus Ipul: Prof Nasar Jadi Salah Satu Figur Kuat untuk Ketua Umum PBNU
-
Wamendagri Ribka Haluk Dorong Penyelesaian RAP Dana Otsus Tambahan & DTI Tahun 2026
-
BEM Bersatu Ungkap Fortuner Tyo Ardianto Atas Nama Adik Jenderal, Gerakan Mahasiswa Disusupi?
-
BEM Bersatu Tuding Ada Intervensi Politik di Balik Aksi Tolak MBG, Guntur Romli: Cocokologi
-
Puluhan Ribu Jemaah Bakal Padati Monas, Jakarta Gelar Haul Akbar Ulama Betawi Terbesar