Suara.com - Wahana permainan di Jerman ditutup setelah penyelenggara menyadari bentuk wahana tersebut mirip logo swastika Nazi.
Dikutip dari Daily Mail, nama wahana tersebut adalah 'Eagle Fly'.
Eagle Fly menjadi wahana permainan terbaru di Pasar Malam Loffingen di Jerman.
Tapi rupanya pemilik taman bermain baru menyadari bahwa wahana terbarunya tersebut memiliki bentuk mirip swastika yang sangat sensitif di Jerman.
Jika dilihat dari jauh, wahana permainan ini memiliki empat lengan yang sekilas mirip dengan logo yang identik dengan rezim Hitler.
Berdasar laporan SWR, manajer taman bermain langsung menutup wahana tersebut dan meminta maaf.
Wahana permainan tersebut baru dibuka pada akhir Juli ini, namun bulan Agustus belum habis wahana sudah ditutup.
Hal tersebut menjadi bahan perbincangan setelah video viral beredar di Reddit yang mengolok-olok bentuk wahana permainan mirip logo swastika Nazi.
Sebagai informasi, logo swastika sebagai simbol politik dilarang di Jerman, kecuali kalau untuk pendidikan atau riset.
Baca Juga: Penuh Penumpang, Wahana Permainan Ekstrem Patah saat Berayun di Udara
Barangsiapa yang melanggar akan mendapat denda atau mendekam di penjara selama tiga tahun.
Berita Terkait
-
Novel The Lions' Run, Kisah Anak Yatim yang Menantang Kekejaman Nazi
-
Prancis Nyaris Tak Tersentuh Selama 7 Dekade! Spanyol Bisa Ubah Sejarah Malam Ini?
-
Review Afire: Masterpiece Christian Petzold yang Penuh Subteks dan Emosi
-
Jurgen Klopp Semakin Dekat Latih Timnas Jerman, Ini Sederet Prestasinya
-
MotoGP Jerman 2026: Kembali ke Sachsenring, Marc Marquez Siap Juara Lagi?
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Misteri Pembunuhan di Ruangan Tertutup dalam Novel Everything Becomes F
-
Panut Rilis Buku Otobiografi, Tegaskan Komitmen Kawal Benteng Hijau Sumatra
-
Perjalanan Putra Samuel Silitonga Dikenal Jutaan Penonton Berkat Sosok Mumu Warintil
-
Cluster Beverly Hills Resmi Show Unit, Tawarkan Hunian American Classic di Semarang
-
Mau ke Monas Malam Ini? Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Titik Parkir Konser Akbar 2026
-
Dua Mahasiswa Diduga Jadikan Instagram Lapak Tembakau Sintetis
-
Pelatih Spanyol Lebih Takut Naik Helikopter Dibanding Lawan Lionel Messi di Final Piala Dunia 2026
-
Kanker pada Perempuan Kini Bisa Ditangani Lebih Personal, Terapi Presisi Bawa Harapan Baru
-
Dari Propaganda hingga Pengawasan: Mengapa 1984 Tetap Relevan di Zaman Digital
-
DPR Sentil Pihak SPPG saat Rapat: 120 Juta Penerima Manfaat, Siapa yang Mau Diberi Makan?