Suara.com - Seorang guru Biologi sekolah menengah di Kentucky, Amerika Serikat, ditangkap karena berhubungan seks dengan seorang bocah lelaki berusia 15 tahun di mobilnya dan di rumahnya selama liburan musim panas, kata pihak berwenang.
Kendall Burk, 23, telah dikeluarkan dari Sekolah Menengah Grant County di Dry Ridge, setelah didakwa dengan empat tuduhan pemerkosaan dan sodomi karena dugaan hubungan seksual di luar sekolah dengan seorang siswa laki-laki, demikian WLWT melaporkan.
Pejabat SMA Grant County melaporkan Burk ke wakil sumber daya sekolah tentang "Kemungkinan hubungan yang tidak pantas" dengan seorang siswa pada hari Rabu(21/8/2019), kata pejabat sheriff Kentucky dalam rilis berita.
"Meskipun peristiwa-peristiwa ini, tentu saja, membuat kami sedih, prioritas pertama kami adalah melindungi keselamatan siswa," kata pengawas sekolah Matthew Morgan kepada WLWT.
“Kami menyampaikan penghargaan kami kepada mereka yang bekerja bersama kami hingga saat ini.”
Salah satu mantan siswa Burk mengatakan berita penangkapannya adalah topik pembicaraan di kota dengan 2.200 penduduk tersebut.
"Semua orang membicarakannya," kata siswa Carson Deitz mengatakan kepada stasiun.
Burk, yang telah dibebaskan dari tahanan setelah mengajukan jaminan USD 25.000, kekinian menjadi tahanan rumah.
Dia juga diperintahkan hakim untuk tidak memiliki kontak dengan korban yang diduga atau anak di bawah umur lainnya.
Baca Juga: Tiga Guru Perkosa Siswi SMP di Serang, KPAI: Sekolah Lalai Lindungi Anak
Berita Terkait
-
Anti Boros, Ini 5 Hal yang Bisa Dilakukan Secara Gratis di New York
-
Potret Greenland, Negara Es yang Ingin Dibeli Donald Trump
-
JK Sebut Amerika Serikat Negara Paling Melanggar HAM karena Banyak Ngebom
-
Melihat Kembali Dampak Menyeramkan Bom Atom di National Peace Memorial Hall
-
Unik Banget, Ada Alpukat Leher Panjang Tumbuh di Negara Ini
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara