Suara.com - Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mengatakan pihaknya bakal meneruskan surat kajian pemindahan Ibu Kota yang dicantumkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada komisi terkait di Kompleks Parlemen Senayan. Surat kajian yang dikirm Jokowi itu melalui power point
Selain kepada komisi terkait yang menangani persoalan pemindahan ibu kota, power point Jokowi juga akan dibagikan kepada seluruh anggota dewan yang terhormat beserta seluruh alat kelengkapan di DPR RI. Mengingat pemindahan ibu kota ke Kalimantan Timur merupakan suatu persoalan kompleks.
"Tapi mungkin karena presiden (yang kirim), iya sudah nanti dari pimpinan kami sebarkan ke seluruh anggota dan seluruh alat kelengkapan. Karena itu kan kajiannya multidimensional," kata Fahri di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (27/8/2019).
Sebelumnya Fahri juga menyangkan jika dalam suratnya Jokowi hanya membuat power point sebanyak 157 halaman berisikan kajian ibu kota baru tanpa ada pengajuan rancangan undang-undang (RUU).
"Jadi surat presiden itu bukan pengajuan RUU, surat presiden itu hanya menyampaikan kajian," ujarnya.
Sebelumnya dalam rapat paripurna, Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengumumkan kepada anggota dewan jika dirinya telah menerima surat Jokowi dengan nomor R34/PRES/08/2019 tanggal 23 Agustus 2019.
"Kami beritahukan kepada pimpinan dewan, bahwa telah menerima surat dari presiden nomor R34/PRES/08/2019 tanggal 23 Agustus 2019 perihal penyampaian hasil kajian dan permohonan dukungan pemindahan ibu kota. Untuk surat tersebut sesuai keputusan DPR RI Nomor 1 tahun 2014 tentang tata tertib akan dibahas lebih lanjut sesuai mekanisme yang berlaku," ujar Bamsoet.
Berita Terkait
-
Jokowi Kirim Surat Pemindahan Ibu Kota, Fahri: Hanya Kajian, Tanpa RUU
-
Tengku Zul Bilang Ibu Kota Baru Terancam Rudal China, PSI: Knalpot Bocor
-
Lebih Dekat dengan Mitra Kukar, Klub Calon Ibu Kota Baru Indonesia
-
Jokowi dan Raja Malaysia Berharap Hubungan Kedua Negara Semakin Harmonis
-
Dear Jokowi, Ini Pesan Praktisi Kesehatan untuk Desain Ibu Kota Baru Nanti
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!