Suara.com - Meski pusat pemerintahan akan pindah ke ibu kota baru yang berada di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan Kutai Kertanegara (Kukar) di Kalimantan Timur, namun keberadaan bekas gedung pemerintahan di DKI Jakarta tak akan dirobohkan.
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengemukakan gedung-gedung tersebut bakal dijadikan modal dan biaya tambahan pembangunan ibu kota baru dengan menggunakan sistem tukar-guling dalam kerjasama pemerintah dan badan usaha (KPBU).
"Yang pasti tidak dirobohkan, itu kan aset negara dikuasai oleh kementerian keuangan," ujarnya kepada awak media saat diwawancarai di Gedung Graha Sabha Pramana (GSP) UGM, Selasa (27/8/2019).
"Jadi bisa tukar-guling, misalnya kantor PU (Kalau dijual ) dihargai berapa di Kebayoran dan kalau (dibangun) disana (Kaltim) berapa, jadi KPBU gitu," sambungnya.
Selain itu, untuk tahap awal pembangunan, pemerintahan lanjutnya akan membangun prasarana dasar seperti jalan, drainase, waduk untuk air bersih sebagai core (induk) dari ibu kota negara.
"Untuk tahap awal kita akan bangun 20 persen atau sekitar 40 ribu hektare (dari 180 ribu hektar) untuk prasarana dasar seperti jalan, rel kereta, drainase, waduk untuk air bersih dan lain," ujarnya.
Lantaran itu, pemindahan ibu kota negara dilakukan bertahap, mulai pertengahan tahun 2020. Pemindahan pertama dilakukan untuk Kementerian PUPR disusul Kementerian Keuangan, dan Presiden.
"Pemindahan dilakukan secara bertahap, PUPR yang pertama dipindah, disusul Kementerian Keuangan, dan selanjutnya Presiden, dan begitu seterusnya sampai 2024," katanya.
Baca Juga: Menteri ATR Bantah Ada Lahan Adik Prabowo dan Luhut di Ibu Kota Baru
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
El Nino Menguat di Tengah Krisis Iklim, Apa Dampaknya bagi Dunia?
-
Dari Tradisi Jadi Prestasi: Cerita di Balik Bangkitnya Desa Wisata Kemiren
-
4 Contoh Teks Amanat Pembina Upacara Hari Pramuka yang Singkat dan Menyentuh Hati
-
Prestasi Merosot, Timnas Indonesia Mulai Kehilangan Kepercayaan Suporter?
-
Rupiah Kembali Melemah, Investor Tunggu Inflasi AS dan Pengumuman MSCI
-
Hanya 12 Hari! Spider-Man Brand New Day Sukses Raup Rp29,5 Triliun
-
Bukan Sekadar Ikut Tren: Memaknai Kemerdekaan Digital Gen Z di Tengah Gempuran FOMO
-
Pemerintah Masih Pelajari Mekanisme Refund untuk Konsumen Beras Fortifikasi
-
BTN Gandeng Universitas Negeri Semarang Hadirkan KTM Co-Branding untuk 12.000 Mahasiswa Baru
-
Bunga PNM Mekaar Dipangkas dari 20% Jadi 8%, Berlaku September 2026