Suara.com - Status Ibu Kota Negara akan dipindah dari Jakarta ke daerah di Penajam Paser Utara dan Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur.
Terkait status itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut Jakarta nantinya akan menjadi daerah otonom khusus.
Menurutnya, aturan mengenai penyematan agar Jakarta tetap menjadi daerah khusus itu masih dalam tahap persiapan. Nantinya aturan itu akan dibahas dan tercantum pada Undang-undang.
"Pembahasan mengenai RUU kekhususan itu sedang berjalan sekarang ini," ujar Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (29/8/2019).
Pelaksanaan dalam membahas rencana itu bukan berada di wilayah Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Nantinya Pemprov dan DPR RI disebut Anies akan memutuskannya.
Namun Anies belum mengetahui penyebutan untuk daerah otonom khusus itu. Ia juga belum memperkirakan nantinya aturan mengenai daerah otonom khusus itu akan dimasukkan dalam aturan pemindahan ibu kota atau dibuat aturan yang berbeda.
"Istilahnya belum ada nama tapi pembahasan otonomi khusus Jakarta jadi pembahasan tapi nama belum tahu," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Terkejut Dengar Kabar Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran Rumah, Habiburokhman: Beliau Sahabat Saya
-
Sama-sama di KPK, Gus Yaqut Kirim Salam untuk Mensos Gus Ipul Sebelum Kembali ke Rutan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Anggota DPR Minta Hukuman Maksimal untuk Pengasuh Ponpes Pati Tersangka Pencabulan Santriwati
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
Gus Ipul Sambangi KPK, Minta Pengawasan Pengadaan Barang Kemensos agar Bebas Korupsi
-
Kebakaran Rumah di Tanjung Barat, Satu Orang Meninggal Dunia: Diketahui Anggota BPK
-
Ahli: Virus Hanta di Kapal MV Hondius Tidak Berisiko Menjadi Pandemi Baru Seperti Wabah COVID-19
-
Tersangka Kasus Pencabulan di Pati Ditangkap, Menteri PPPA: Tak Bisa Diselesaikan Damai!
-
WHO Tegaskan Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Bukan Awal Pandemi Baru