Suara.com - Kepala Seksi Observasi Dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Stasiun Meteorologi Maritim Bitung, Ricky Daniel Aror meminta warga mewaspadai tinggi gelombang 2,5 meter di sejumlah perairan Sulawesi Utara (Sulut).
"Tinggi gelombang dengan kategori moderate 1,25-2,5 meter ini berpeluang terjadi di perairan Kabupaten Kepulauan Sangihe dan perairan Kabupaten Kepulauan Talaud, perairan timur laut Bitung, Laut Maluku dan sebelah selatan Sulut," sebut Ricky di Manado.
Kapal nelayan, kapal tongkang, kapal ferry serta kapal kargo atau kapal pesiar diharapkan memperhatikan risiko tinggi ketika melakukan pelayaran.
"Kami mengimbau masyarakat atau kapal-kapal yang melakukan aktivitas di perairan yang masuk dalam rekomendasi peringatan dini memperhatikan kondisi tersebut," ucapnya.
Tak hanya tinggi gelombang, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini angin kencang yang diperkirakan berlangsung hingga pukul 11.00 WITA.
Kondisi seperti ini diperkirakan terjadi di wilayah Kota Manado (seluruh wilayah), Kota Bitung (seluruh wilayah), Kota Tomohon (seluruh wilayah), Kabupaten Minahasa Utara (seluruh wilayah), Kabupaten Minahasa (seluruh wilayah), serta Kabupaten Minahasa Tenggara (seluruh wilayah).
Selanjutnya, Kabupaten Kepulauan Sitaro (seluruh wilayah), Kabupaten Kepulauan Sangihe (seluruh wilayah), dan Kabupaten Kepulauan Talaud (seluruh wilayah).
Potensi angin kencang ini dapat meluas ke wilayah Kabupaten Minahasa Selatan (bagian utara), Kabupaten Bolaang Mongondow (bagian utara), Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (bagian utara), Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (bagian selatan), dan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (bagian selatan). (Antara)
Baca Juga: Hodijah Tewas Tertimpa Pohon Tumbang di UP, Diduga karena Angin Kencang
Berita Terkait
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
-
IHSG Keok 3,27 Persen Terimbas Konflik Iran-AS, Bos BEI: Kita Sudah Kuat!
Terkini
-
Viral Video Menteri Jepang Lari-lari Telat Rapat Kabinet, Lalu Minta Maaf ke Publik
-
Bocoran Intelijen Amerika Serikat: AS Gagal, Rezim Iran Mustahil Tumbang
-
Disebut Blunder Diplomatik, PB Formula Minta Indonesia Keluar dari BoP
-
Chappy Hakim: Perang AS-Israel vs Iran Bisa Berhenti Jika 3 Pihak Ini Bergerak
-
Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Hambalang, Bahas Pangan, Energi, dan Idulfitri
-
Polda Metro Jaya Gerebek Pesta Narkoba di Bekasi saat Ramadan, 7 Pemuda Ditangkap
-
China, Rusia dan Perancis Hubungi Iran, Minta Gencatan Senjata Secepatnya
-
Bupati Rejang Lebong Kena OTT KPK, Jadi Operasi Tangkap Tangan Kedelapan Tahun 2026
-
Bareskrim Kejar 2 Anak Buah Ko Erwin yang Masuk DPO, Diburu hingga ke Kalimantan
-
Efek Domino Teheran: Akankah Runtuhnya Iran Mengubah Peta Energi Global Selamanya?