Suara.com - Presiden ke-3 RI, BJ Habibie meninggal dunia, di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Rabu (11/9/2019).
Kini, BJ Habibie kembali bersatu dengan istri tercintanya yang lebih dulu pergi, Hasri Ainun Besari.
Mengenai keduanya, sudah menjadi pengetahuan umum bahwa cinta Habibie begitu besar kepada Ainun.
Luka mendalam pun dirasakan BJ Habibie ketika wanita yang ia nikahi pada 12 Mei 1962 itu meninggal dunia pada 22 Mei 2010 pukul 17.35 waktu Muenchen, Jerman.
Namun, siapa sangka? Ternyata, di masa mudanya, BJ Habibie justru mengolok-olok Ainun di sekolah. Kisah kocak masa remajanya itu ia ceritakan saat menjadi bintang tamu Rosi KompasTV pada Agustus 2017.
BJ Habibie mengatakan, lebih kenal dekat dengan ayah Ainun, R Mohamad Besari, yang adalah teman ayahnya. Dirinya mengaku tidak naksir Ainun sama sekali.
Saat itu, pria yang akrab disapa 'Rudy' ini masih berumur 12 tahun, sedangkan Ainun 11. Ia sering datang ke rumah Ainun untuk belajar dengan ayahnya.
"Saya datang ke situ karena banyak pertanyaan-pertanyaan yang saya mau tahu, yang saya tidak bisa temukan di buku, dan saya tahu, bapaknya Ainun pintar banget," katanya.
Kedekatan itu lalu dimanfaatkan oleh para mahasiswa yang tinggal di indekos ibu BJ Habibie, Tuti Marini Puspowardojo.
Baca Juga: Jefri Nichol Ditangkap, Film Habibie & Ainun 3 Tetap Tayang
Mereka yang naksir Ainun dan kakaknya selalu takut saat hendak ke rumah Ainun karena ayahnya terkenal galak.
"Tapi yang namanya Rudy itu datang aja ke situ," kenang BJ Habibie.
Maka dari itu, setiap kali hendak ke rumah Ainun, anak-anak kos itu mengajak BJ Habibie, yang biasanya hanya menemui ayah Ainun.
"Apa dia buat pacaran dengan Ainun dan kakaknya, itu soal mereka," terang penemu teori Habibie ini.
Namun, saat SMA dan menjadi kakak kelas Ainun, BJ Habibie dijodoh-jodohkan dengan Ainusn oleh guru dan teman-temannya.
"Dia guru ilmu pasti. Dia mengatakan ini, 'Habibie ini paling muda di kelasnya, Ainun paling muda di kelasnya. Dua-duanya jagoan dalam ilmu pasti dan ilmu alam. Ini kalau nikah, anak-anaknya pintar,'" ujar BJ Habibie.
"Satu kali masih lumayan, tapi tiap kali digitukan malu," imbuhnya, membuat penonton di studio tertawa.
Karena malu dengan orang-orang di sekolah, BJ Habibie kemudian menyindir Ainun.
"Gula jawa, gendut, jelek, dan sebagainya. 'Kamu kok item, kayak gula jawa, gendut lagi, Jelek,'" ucap BJ Habibie.
Lalu reaksi Ainun-lah yang membuat BJ Habibie malu sendiri.
Berita Terkait
-
Anies: Kondisi BJ Habibie Cukup Berat, Tak Boleh Komunikasi
-
CEK FAKTA: Heboh BJ Habibie Meninggal Dunia, Ternyata Bohong
-
SBY, Menkes dan Anies Baswedan Jenguk Habibie
-
Kondisi Kritis, SBY Batal Hadiri Acara Demokrat Demi Jenguk BJ Habibie
-
Ahli di Bidang Penerbangan, Ini 3 Karya dan Temuan Terbesar BJ Habibie
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Kepala KPP Madya Banjarmasin Mulyono Pakai Uang Apresiasi Rp800 Juta untuk Bayar DP Rumah
-
Harga Pangan Mulai 'Goyang'? Legislator NasDem Minta Satgas Saber Pangan Segera Turun Tangan
-
Kritik Kebijakan Luar Negeri Prabowo, Orator Kamisan Sebut RI Alami Kemunduran Diplomasi
-
Jelang Ramadan, Legislator Shanty Alda Desak Audit Teknis Keberadaan Sutet di Adisana Bumiayu
-
Seminar Nasional Penegakan Hukum, Pakar: Pemberantasan Korupsi Indonesia Temui Jalan Buntu
-
Duduk Perkara Skandal Camat Medan Maimun: Kenapa Kartu Kredit Pemda Rp1,2 Miliar Bisa Dipakai Judol?
-
Diduga Terima Jatah Uang Apresiasi Restitusi Pajak, Kepala KPP Madya Banjarmasin Ditahan KPK
-
Alasan Jamdatun Narendra Jadi Saksi Ahli dalam Persidangan Ekstradisi Paulus Tannos di Singapura
-
Refleksi Aksi Kamisan ke-896: Masalah Bangsa Tak Bisa Dijawab dengan Joget Gemoy!
-
Siapkan Payung Saat Ramadan, BMKG Sebut Cuaca Ekstrem Berlanjut di Sebagian Besar Indonesia