Suara.com - Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya menyatakan, tiga ruas jalan yang terimbas aturan perluasan ganjil genap di wilayah DKI Jakarta pada Kamis (12/9) pagi dihentikan sementara bagi masyarakat yang ingin melakukan takziah ke rumah duka almarhum Presiden Ketiga Republik Indonesia BJ Habibie.
Hal tersebut disampaikan Polda Metro Jaya melalui akun resmi @TMCPoldaMetro di media sosial twitter.
Ketiga ruas jalan tersebut adalah Jalan Rasuna Said, Jalan M.T Haryono, dan Jalan Gatot Subroto.
Meski demikian aturan ganjil genap kembali berlaku pada sore hari mulai pukul 16.00 WIB hingga 21.00 WIB.
Seperti diketahui, pada Rabu (11/9) petang Presiden Ketiga Republik Indonesia BJ Habibie berpulang pada pukul 18.05 WIB di Paviliun Kartika RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat.
Saat ini jenazah BJ Habibie disemayamkan di kediaman BJ Habibie di Patra Kuningan tepatnya di Jalan Patra Kuningan XIII blok L15/7 RT 06/RW 04, Kuningan Utara, Setiabudi, Jakarta Selatan.
Jenazah BJ Habibie akan dikebumikan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan pada Kamis pukul 14.00 WIB.
Berita Terkait
-
Suasana Rumah Duka BJ Habibie Jelang Prosesi Pemakaman
-
Wafatnya BJ Habibie Masih di Puncak Trending Topic Twitter Pagi Ini
-
5 Berita Menarik Bola: Persija Tumbang, Pemain Ini Kenang Pesan BJ Habibie
-
Jadi Presiden ke-3 RI, Ini Perjalanan Si Jenius dari Gorontalo
-
Wiranto Kenang Sosok BJ Habibie di Era Soeharto
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU
-
Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!
-
Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!
-
BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman
-
Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah
-
Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus
-
Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok
-
Skandal Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta: 103 Anak Jadi Korban, DPR Desak Hukuman Maksimal