Suara.com - Bersamaan dengan kabar meninggalnya BJ Habibie, di media sosial muncul tulisan bernada penghinaan dari seorang pemuda untuk Presiden RI ke-3.
Tulisan itu viral di dunia maya, banyak warganet terpancing emosinya hingga melayangkan hujatan kepada pelaku.
Kala itu pelaku mengomentari unggahan tentang kabar meninggalnya BJ Habibie yang berbunyi 'Kalian terlalu sibuk dengan ini itu sampai lupa bahwa presiden ketiga kita sudah tiada'.
Ia memberikan komentar singkat bernada kasar untuk BJ Habibie. Tak lama setelah menuliskan kata-kata tidak pantas, identitas dan keberadaan pelaku pun terungkap lewat penelusuran di akun media sosialnya.
Sampai akhirnya, ibu dari pelaku itu menyampaikan permohonan maaf atas ulah anaknya, seperti yang terlihat dalam video Instagram @ndorobeii pada Kamis (12/9/2019).
Wanita itu mengungkap penyesalannya kepada keluarga BJ Habibie dan rakyat Indonesia, mewakili sang anak.
"Atas nama anak saya, saya minta maaf telah menghina yang tidak pantas untuk diucapkan. Dan saya minta maaf untuk keluarga H. Habibie dan seluruh Indonesia. Sekali lagi saya minta maaf sebesar-besarnya," ungkapnya.
Tak cukup sampai di situ, ibu dari pelaku juga membeberkan bukti bahwa anaknya tengah menjalani pengobatan karena mengalami gangguan kejiwaan
"Ini surat bukti dia berobat di Palembang sebulan lalu, di rumah sakit jiwa dan masih berobat jalan sampai sekarang," imbuh wanita itu sembari memegang kertas.
Baca Juga: Viral Anak-anak Panti Tidur di Lantai, Aslinya Ternyata Ponpes di Kediri
Hingga kini video permintaan tersebut telah disaksikan sebanyak 7.000 kali dan dibanjiri komentar wargenet.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
KAI Daop 1 Rilis Jadwal Mudik Lebaran 2026, Siapkan 37 Ribu Kursi Per Hari
-
Pascabanjir Cengkareng, Sudin LH Jakbar Angkut 187 Ton Sampah dalam 8 Jam
-
Mensos Paparkan Data Bencana Januari 2026: 34 Titik Melanda Indonesia, Jawa Jadi Wilayah Terbanyak
-
12 Aparat Hukum Diduga Perkosa Seorang Ibu di Papua, Saksi Mata Ungkap Kronologi Pilu
-
Mensos: Indonesia Resmi Miliki Data Tunggal DTSEN, Tak Ada Lagi Kementerian Punya Data Sendiri
-
Dua Bulan Bencana Sumatra: 1.204 Korban Meninggal, Ratusan Orang Hilang
-
Kemensos Butuh Rp2 Triliun Tangani Pasca-Bencana Sumatra, Anggaran Tersedia Baru Rp600 Miliar
-
KPK Ungkap Perusahaan Rudy Tanoesoedibjo Tak Salurkan Bansos
-
Isu Reshuffle Kabinet Mencuat, Menlu Sugiono: Saya Baru Dengar Sekarang
-
Isu Iuran Rp16,9 Triliun untuk Dewan Perdamaian, Menlu Sugiono: Itu Bukan 'Membership Fee'