Suara.com - Massa mahasiswa dari berbagai universitas kembali berunjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Selasa (24/9/2019). Bahkan, mereka sejak pagi tadi sudah berdatangan untuk menyampaikan aspirasinya menolak revisi UU KPK dan RUU KUHP.
Namun, tampaknya kehadiran mahasiswa tersebut tak memantik perhatian bagi anggota DPR yang ada di Senayan. Para anggota dewan yang terhormat tersebut bahkan tak sampai setengahnya berada di kantor.
Hal tersebut diketahui berdasarkan jumlah per kepala anggota dewan yang hadir di ruang Rapat Paripurna pukul 11.45 WIB hari ini.
Berdasarkan pantauan dan hitungan wartawan di ruang sidang, jumlah anggota dewan yang hadir hanya berkisar 97 orang dari total 560 anggota yang ada.
Jumlah kehadiran per kepala itu sudah termasuk dengan pimpinan DPR yang ketua dan wakil ketua.
Diketahui, Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah yang sempat memimpin jalannya sidang mengakui bahwa ada sebanyak 288 anggota dewan yang telah mengisi daftar presensi.
Sebelumnya diberitakan, DPR akan mengesahkan enam RUU dalam rapat paripurna, pagi tadi. Rancangan Undang-Undang (RUU) itu akan menjadi UU.
Bersamaan dalam rapat paripurna itu, mahasiswa dari berbagai kampus kembai turun untuk berdemo soal penolakan RUU KPK, RKUHP, UU Pertanahan di DPR RI. Aksi ini merupakan lanjutan dari demonstrasi yang dilakukan pada Senin (24/9/2019) malam.
Rencananya hari ini akan menjadi aksi puncak menolak aturan-aturan itu. Pasalnya DPR RI akan menggelar rapat paripurna pembahasan UU tersebut.
Baca Juga: Ada Bagi-bagi Nasi Bungkus di Demo Mahasiswa Depan DPR, Lauknya Tempe Orek
Tag
Berita Terkait
-
Aksi Mahasiswa Jabar di DPR: Tak Ada Penyusup, Apalagi Dibayar
-
Tak Kapok Digebuk Polisi, Mahasiswa Geruduk Lagi Kantor DPRD Jabar
-
Hasil Keringat Sendiri, Petani Bagikan Nasi Bungkus ke Mahasiswa di DPR
-
Aksi Demo Mahasiswa UP: Kuliah Pindah ke DPR, Kosongkan Kampus!
-
Urunan hingga Nginap di Pom Bensin, Kisah Petani Sepuh Ikut Berdemo di DPR
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Pemain Liga Inggris Rp596 M Punya Nenek Kelahiran Semarang, Bisa Dinaturalisasi?
-
Indonesia-Thailand Luncurkan Roadmap Kemitraan Strategis 2026-2030
-
Review Home School: Saat Belajar di Sekolah Tak Harus Lewat Buku Pelajaran
-
18 Bank Segera Bangkrut, Ini Bocoronnya
-
XL Ultra 5G+ Rebut Takhta Jaringan Terbaik di Indonesia, Kecepatan Tembus 500 Mbps!
-
7 Sisi Gelap Zodiak Scorpio Saat Marah dan Cemburu, Emosinya Sulit Ditebak
-
Kemiren Lawan Komersialisasi Budaya Lewat Wirausaha UMKM Berkelanjutan
-
Hino Indonesia Perkuat Kolaborasi Pendidikan Vokasi di GIIAS 2026
-
Dua Kabar Baik untuk Bulog: Margin Fee Naik dan Bunga Kredit Turun, Laba Diproyeksi Rp1,14 Triliun
-
Rapor Merah Timnas Indonesia Usai Dipecundangi Vietnam: Finishing Buruk, Pertahanan Bocor