Suara.com - Pos polisi Ahmad Yani Cempaka Putih yang berlokasi di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Jakarta Pusat, diserang orang tak dikenal pada Jumat (27/9/2019) dini hari.
Pos polisi tersebut dilempar bom molotov pada pukul 01.30 WIB.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Harry Kurniawan mengaku telah menerima laporan tersebut. Akibat penyerangan itu, pos polisi mengalami kerusakan seperti pecah kaca.
"Ya benar. Peristiwa itu terjadi dini hari tadi pukul 01.30 WIB, dilaporkan ke Polda 03.35 WIB," kata Harry saat dikonfirmasi.
Selain mengalami pecah kaca, atap warung yang berada di dekat pos polisi juga rusak. Harry mengatakan, pelaku diperkirakan berjumlah sekitar 40 orang dengan menumpang beberapa sepeda motor.
"Dilakukan oleh lebih kurang 40 orang tak dikenal dengan mengendarai sepeda motor," katanya.
Hingga kekinian, polisi masih menyelidiki penyerangan tersebut. Polisi tengah menggali informasi dari sejumlah saksi untuk menemukan pelaku.
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah
-
DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square
-
Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek
-
Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta
-
Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook
-
Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?
-
Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN
-
Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua
-
Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying
-
Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen