Suara.com - Sebanyak 1.457 personel lalu lintas disiagakan untuk mengatur lalu lintas di sekitar Gedung DPR/MPR RI. Hal tersebut dilakukan mengingat adanya pelantikan anggota baru DPR, MPR, dan DPD periode 2019-2024 di Gedung Nusantara, Selasa (1/10/2019).
"Hari ini kita siapkan 1.457 personel lalu lintas untuk bantu atur jalur sekitaran lokasi pelantikan DPR," kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP M. Nasir saat dikonfirmasi, Selasa (1/10/2019).
Sejumlah ruas jalan masih dialihakan sama seperti kegiatan unjuk rasa pada tanggal 23 September 2019. Hingga saat ini sejumlah jalur tersebut masih ditutup demi kemanan.
"Masih sama dari tanggal 23 sampai sekarang belum dibuka, belum ada perubahan arus. Jalur yang ditutup dan direkayasa juga masih sama," ujar dia.
Berikut rekayasa lalu lintas yang disiapkan oleh Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya:
Dari Jalan Gatot Subroto menuju gedung DPR-MPR. Pengendara akan dialihkan belok ke kiri menuju arah Jalan Gerbang Pemuda.
Selanjutnya, arus dari tol dalam kota yang akan keluar di 'offramp' Pulo Dua diluruskan menuju arah tol Tomang
Kemudian, lalu lintas dari Jalan Gatot Subroto ke arah menuju Jalan Gerbang Pemuda diluruskan menuju arah Semanggi.
Kemudian kendaraan yang melintas dari Jalan Gelora yang menuju Jalan Gerbang Pemuda diluruskan menuju Jalan Asia Afrika.
Baca Juga: Jelang Dilantik, Rano Karno Incar Komisi X DPR RI
Selanjutnya dari Jalan Asia Afrika menuju Jalan Gerbang Pemuda diluruskan menuju Jalan Gelora.
Berita Terkait
-
Dilantik Jadi Anggota DPR, Mulan Jameela Minta Doa, Pakai Baju Gombrong
-
Jelang Dilantik, Rano Karno Incar Komisi X DPR RI
-
Jelang Pelantikan Anggota Dewan, Ribuan Personel Gabungan Disiagakan
-
Maruf Amin Bersarung Hadiri Pelantikan Anggota DPR
-
Harapan Besar KPK di Hari Pelantikan Anggota MPR, DPR dan DPD
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Sidang Vonis Laras Faizati Digelar Hari Ini, Harapan Bebas Menguat Jelang Ulang Tahun Ke-27
-
Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
-
Indonesia Tancap Gas Jadi Pusat Halal Dunia lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL