Suara.com - Anggota DPR dari Fraksi PDIP Arteria Dahlan tengah menjadi bahan pergunjingan publik setelah perilakunya dinilai tidak elok ketika berdebat dengan cendikiawan Emil Salim.
Ketika itu, Arteria dan mantan Menteri Lingkungan Hidup tersebut berdebat dalam acara talkshow Mata Najwa Trans 7 dengan tema 'Ragu-ragu Perpu' yang ditayangkan pada Rabu (9/10/2019) malam.
Ada momen ketika Emil Salim mempertanyakan kredibilitas pemilihan Arteria Dahlan menjadi anggota DPR. Emil mencetuskan pertanyaan, "Bung bilang, 'saya dipilih.' Yang menjadi persoalannya adalah apakah cara memilihnya bebas dari korupsi?"
Mendengar pertanyaan tersebut, Arteria Dahlan membantah mentah-mentah. Dia mengklaim pemilihannya bersih dan bebas dari korupsi. Bahkan, dia mengkritik keraguan Emil Salim tersebut.
Di saat itu, Emil Salim memberikan pertanyaan menohok kepada Arteria Dahlan sehingga membuat anggota DPR itu naik pitam, beranjak dari kursi sambil menunjuk-nunjuk Emil.
"(Jika memang pemilihannya secara betul--red), Berapa ongkos yang bung keluarkan? Dari mana bung dapat uangnya?" ujar Emil Salim kepada Arteria.
Nah, jika bicara harta kekayaan, Arteria Dahlan terakhir melaporkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 31 Desember 2018 yakni sebelum terpilih sebagai anggota DPR periode 2019 - 2024.
Berdasarkan informasi yang dikutip Suara.com dari laman situs elhkpn.kpk.go.id, Kamis (10/10/2019), total harta kekayaan Arteria Dahlan yakni sebesar lebih dari Rp 13,5 miliar, tepatnyaRp 13.523.825.426.
Rincian hartanya yakni untuk tanah bangunan senilai Rp 18.500.000.000, kemudian untuk alat transportasi dan mesin senilai Rp 1.023.000.000.
Baca Juga: Sebut Emil Salim Sesat, Profil Arteria Dahlan Disorot Warganet
Sementara, untuk harta bergerak lainnya sebesar Rp 685.000.000, lalu untuk kas dan setara kas senilai Rp 2.130.207.497. Alhasil, jika ditotal sementara, jumlahnya sebesar Rp 22.338.207.497.
Namun, jumlah total sementara harta tersebut dikurangi hutang Rp 8.814.382.071 sehingga jumlah keseluruhannya yakni Rp 13.523.825.426.
Sebelumnya, sosok Arteria Dahlan menjadi bahan perbincangan di kalangan publik setelah perilakunya yang dinilai tidak sopan kepada Emil Salim dalam acara Mata Najwa Trans 7, Rabu (9/10/2019).
Dalam acara Mata Najwa bertemakan "Ragu-ragu Perpu" itu, Arteria Dahlan sempat menunjuk-nunjuk, membentak dan menyebut Emil Salim sesat ketika berdebat.
Ketika dikonfirmasi Suara.com, Arteria Dahlan berujar bahwa apa yang menjadi sikapnya dalam acara yang membahas Perppu KKP tersebut, dirinya masih dalam keadaan sadar dan tidak emosi. Justru ia menilai pernyataan Emil sudah di luar kapasitasnya.
“Tidak emosi. Saya hanya sayangkan seorang tokoh senior yang saya hormati dimanfaatkan untuk mengutarakan hal-hal yang sebenarnya di luar kapasitas beliau,” kata Arteria kepada wartawan, Kamis (10/10/2019).
“Awalnya kan saya sangat sopan tapi ini kan sudah didesain, Prof Emil yang notabene tidak berlatar belakang hukum dan beliau tidak memahami dengan benar materi muatan yang ada di Revisi UU KPK tiba-tiba berpendapat banyak kelirunya,” katanya.
Berita Terkait
-
Sebut Emil Salim Sesat, Profil Arteria Dahlan Disorot Warganet
-
Tuai Kecaman Karena Dinilai Tak Sopan, Arteria Dahlan: Tidak Apa-apa
-
Sujiwo Tejo Suruh Megawati Minta Maaf karena Sikap Tak Sopan Arteria Dahlan
-
Rajai Trending Twitter Indonesia, Arteria Dahlan Jadi Sorotan Warganet
-
Momen Arteria Dahlan Ditegur Najwa Shihab Gara-gara Tunjuk Penonton
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG
-
Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan
-
Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?
-
AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?
-
Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki