Suara.com - Fraksi Partai Gerindra di DPRD Jakarta mendukung rencana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membangun kembali Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara. Alasannya, karena lokasi tersebut bukanlah jalur hijau.
Anggota DPRD Jakarta dari Fraksi Gerindra Syarif menyebut pembangunan di kampung akuarium yang pernah digusur Gubernur DKI Jakarta periode lalu, Basuki Tjahaja Purnama bisa dilakukan. Nantinya bangunan yang didirikan di lokasi itu bakal memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB) khusus.
"Itu kan bagian dari rencana pembangunan pemerintah. Itu boleh kecuali jalur hijau," ujar Syarif di gedung DPRD, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (11/10/2019).
Menurutnya kawasan Kampung Akuarium merupakan kawasan P3 zonasi Pemerintahan. Artinya lahan milik pemerintah dan boleh dibangun sesuai peruntukan apapun.
"Pemerintah daerah dapat dilaksanakan di semua zonasi, kecuali zonasi hijau, lindung dan biru. Itulah yang dilarang," jelasnya.
Termasuk rencana Anies membangun rumah susun atau rumah lapis juga disebutnya diperbolehkan.
Selain itu, sebagian lahan Kampung Akuarium yang merupakan Cagar Budaya juga kata Wakil Ketua DPRD DKI nondefinitif ini tidak menghalangi rencana Anies.
"Justru itu kawasan cagar budaya tidak akan dihilangkan. Justru malah dikembangkan," pungkasnya.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan berencana membangun kembali Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara. Lokasi tersebut sudah pernah digusur oleh Gubernur DKI sebelumnya, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.
Baca Juga: Ambulans Bawa Batu, Kader Gerindra hingga Anggota FPI Divonis 3 Bulan Bui
Anies mengaku pihaknya sudah melakukan persiapan untuk melaksanakan hal tersebut. Rencananya pembangunan akan dimulai tahun depan, 2020.
"Tahun 2020 kami mulai (pembangunannya)," ujar Anies di TPU Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (8/10/2019).
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin