Menurut Budiman, kebaikan yang esensi mengubah nasib banyak orang dengan mendalam namun jumlah yang terdampak lebih sedikit ketimbang imbas kebaikan sensasional.
"Yang esensial mengubah nasib banyak orang dengan mendalam tapi jumlah yang terdampak lebih sedikit daripada dampak tindakan kebaikan sensasional. Kebaikan sensasional menginspirasi jauh lebih banyak orang tapi dangkal dampaknya," kicau Budiman Sudjatmiko.
Budiman mengibaratkan kebaikan esensial seperti sumur yang dalam tapi tidak lebar. Sementara, kebaikan sensasional diibaratkan genangan air, lebar tapi dangkal.
"Yang esensial itu sumur, ia dalam tapi tak lebar. Yang sensasional itu air menggenang, ia lebar tapi dangkal. Cuma samudera yang esensial & sensasional. Ia kekal & dikenal karena dalam & sekaligus lebar. Peradaban manusia harus diarahkan ke keseimbangan ini agar adil," tulis Budiman Sudjatmiko.
Budiman menambahkan, "Untuk lebih memperluas cakrawala, kita ambil contoh lain: Greta Thunberg dan Butet Manurung. Greta menginspirasi orang banyak lewat sensasi di pusat-pusat atensi dunia (Eropa dan Amerika) untuk advokasi lingkungan, Butet melakukan esensinya tinggal di hutan bertahun-tahun."
Aksi sosial Awkarin kembali menuai sorotan. Dia menuturkan niatnya membelikan sepeda motor untuk pengemudi ojek online yang baru saja menjadi korban pencurian kendaraan bermotor.
''Ada yang tau contact langsung si bapak ojol yang kehilangan motornya? Saya mau belikan yang baru agar dia bisa kembali mencari nafkah,'' cuit Awakrin di media sosial.
Tak perlu menunggu terlalu lama, Awakrin bahkan sudah menyiapkan satu unit motor baru untuk driver ojol tersbeut.
''I got it handled. Saya sudah beli satu unit motor untuk beliau. Senin kami bertemu,'' ujarnya.
Baca Juga: Budiman Sudjatmiko Sebut Kebaikan Awkarin Berbasis Sensasi
Bagi Awkarin, memiliki banyak uang membuatnya harus bisa bersikap dermawan dengan sesamanya.
Menurutya, sudah seharusnya pundi-pundi uangnya digunakan untuk membantu orang yang membutuhkan.
''Punya uang banyak-banyak buat apaan kalau nggak dipakai buat nyenengin diri sendiri, nyenengin orangtua, dan nyenengin orang yang membutuhkan?''
Awkarin sendiri mengaku bahwa dirinya akan merasa sayang jika pundi-pundi uangnya yang banyak tidak digunakan untuk membantu sesama.
''Tetiba umur cuma sampai besok, sayang cut ngumpulin duit banyak nggak diapaki buat apa-apa selama hidup cuma ditumpuk,'' tandasnya.
Berita Terkait
-
Budiman Sudjatmiko Sebut Kebaikan Awkarin Berbasis Sensasi
-
Terpopuler Artis: Awkarin Belikan Ojol Motor, Foto Meldi Dituduh Editan
-
Sudah Belikan Motor Baru, Awkarin Siap Bertemu Driver Ojol
-
Doakan Wiranto Cepat Sembuh, Awkarin: Desak Beliau Perbaiki Kesalahannya
-
Awkarin Bikin Sayembara Soal Sampah, Gaet Perhatian Ganjar Pranowo
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN