Suara.com - Demi mengambil foto untuk diunggah di akun media sosial, penumpang kapal pesiar mewah harus rela liburannya dibatalkan.
Insiden ini terjadi beberapa saat lalu di kapal pesiar Royal Caribbean Cruise. Dilansir dari laman USA Today, ternyata ada penumpang perempuan yang nekat memanjat balkon demi mengambil foto. Dibantu temannya, penumpang ini nekat selfie ekstrem demi konten Instagram.
Sayangnya, ulah nekat ini tertangkap basah oleh penumpang lain yang bernama Peter Blosic. Blosic pun segera memotret aksi nekat tersebut, lantas melaporkannya ke kapten kapal.
"Aku menunjukkannya pada pelayan. Lalu kapten kapal ingin bertemu denganku dan mendapatkan salinan foto tersebut. Dengan mudah kami menemukan nomor kabin penumpang itu," ujar Blosic.
"Ini benar-benar BODOH. Kau tidak bisa jatuh dari kapal kecuali kau memang bertingkah bodoh," tambahnya.
Karena ulah nekat demi selfie ini, petugas keamanan pun dikirim ke kamar penumpang tadi. Tak butuh waktu lama, keduanya diturunkan paksa di Falmouth, Jamaica.
Hal ini bukan tanpa alasan. Dalam kebijakan tamu milik Royal Caribbean Cruise, disebutkan jika "duduk, berdiri, berbaring, atau memanjat di pagar pembatas atau pagar pengaman, atau merusak peralatan, fasilitas, dan sistem kapal tidak diperbolehkan".
Jika tertangkap melakukan hal tersebut, tamu harus menanggung konsekuensi diturunkan paksa. Sebagai tambahan, tamu yang diturunkan paksa juga harus bertanggung jawab untuk mengurus akomodasi dan transportasi mereka sendiri, termasuk segala dokumen yang dibutuhkan.
Meski begitu, kesialan kedua penumpang nekat tadi tak berhenti di sana. Pasalnya, Royal Carribbean juga sudah melarang kedua penumpang tersebut untuk naik pesiar di masa depan.
Baca Juga: Pelabuhan Benoa Disiapkan Jadi Gerbang Masuk Kapal Pesiar
"Mereka sekarang dilarang untuk berlayar dengan Royal Caribbean untuk seumur hidup," tandas Fishman, manajer reputasi perusahaan Royal Caribbean Cruise.
Berita Terkait
-
Kapal Pesiar Berlogo Kemhan Viral! Ternyata Milik Haji Isam untuk Proyek Pangan
-
Viral karena Nyungsep di Panggung Wisuda: Antara Niat Selfie dan Hilangnya Etika?
-
Cuma Modal Video Selfie, Begini Cara Dapat Centang Biru Gratis di Facebook
-
Film Okay! Madam 2 Tayang 12 Agustus, Kapal Pesiar Jadi Medan Aksi Baru
-
Oppo Find X10 Bocor Bawa Kamera Selfie 100MP Pertama dengan Sensor Persegi di Android
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut
-
Aktivis Pati Kembali ke Jakarta, Siapkan Massa untuk Aksi 27 Agustus di DPR RI
-
Presiden Prabowo Subianto Bakal Sikat Korporasi Pembakar Hutan Kalimantan