Suara.com - Joko Widodo atau (Jokowi) akan dilantik kembali menjadi Presiden RI. Jokowi akan memulai pemerintahannya dibantu oleh Ma'ruf Amin sebagai Wakil Presiden.
Rencananya, Jokowi akan dilantik oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI di Kompleks Parlemen MPR/DPR Senayan, Jakarta pada sekitar pukul 15.00 WIB sore ini.
Di pemerintahan keduanya, banyak pekerjaan rumah yang harus dikerjakan Jokowi. Salah satunya, regulasi terkait dengan pemilihan umum atau Pemilu.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman berharap di periode keduanya, Jokowi bisa menyelesaikan regulasi-regulasi tentang pemilu, terutama soal e-rekapitulasi.
"Setelah presiden dipilih dan menteri dipilih, kinerja pemerintah khususnya Pilkada 2020 semakin baik. Ada beberapa regulasi di kami belum sempurna. Kami harap DPR dan pemerintah bisa membahas ini agar Pilkada 2020 lebih baik," kata Arief di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Minggu (20/10/2019).
"KPU diskusi beberapa hal, pertama e-recap. UU 7 akan kita usulkan akan salinan dalam bentuk digital e-recap dan syarat pencalonan untuk mantan terpidana," tambah dia.
Arief mengatakan, perlantikan ini merupakan tahapan terakhir pelaksanaan Pilpres 2019. Ia sangat berharap agar proses pelantikan bisa berjalan lancar.
"Pelantikan ini jadi tahapan terakhir yang diatur KPU. Kami harap pelantikan berjalan lancar tertib sampai selesai. Apapun yang terjadi akan kami masukan dalam laporan kami," kata Arief.
Baca Juga: LIVE STREAMING: Pelantikan Jokowi-Maruf Amin Jadi Presiden dan Wapres
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Panduan Lengkap Daftar Akun SNPMB 2026 dan Jadwal Cetak Kartu SNBP 2026
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag