Suara.com - Tompi membuat geger warganet di instagram. Di caption foto postingan terbarunya, lelaki yang berprofesi sebagai dokter itu diam-diam ditawari menjadi seorang menteri.
Lelaki asal Aceh itu menulis cukup panjang, bagaimana seseorang menghubunginya melalui telepon dan menawarkan untuk menjadi seorang menteri.
"Gak tahan untuk gak cerita... Jadi bbrp bulan lalu berhembus kabar sy mau dicalonkan jadi “mentri” , bbrp org dalam sudah telp, nanya kesediaan dan disuruh siap2. Nanti akn dipanggil utk bertemu dan bicara lansung," tulis Tompi.
Tompi sempat menolak dengan tawaran tersebut. Namun orang yang menawarinya tetap ngotot dan ingin bertemu langsung dengannya.
"Ini bener2 di luar dugaan... sy nyaris gak punya background kerja administratif. Sy bilang sy gak tertarik, tp yg bersangkutan NGOTOT “ketemu ajaa dulu, nanti dijelaskan arahnya kemana," sambungnya.
Lelaki 41 tahun itu akhirnya mengalah dan mau bertemu dengan orang dalam tersebut dan menemui Presiden. Bahka dia mengaku seperti orang penting karena dijemput dengan mobil mewah dan menggunakan seorang pengawal.
"Kami ngobrol di beranda, hanya ada saya dan beliau. “Jadi bgini, kami butuh bantuan pemikirannya... tenaganya utk mengabdi. Sy rasa inii saatny....” Beliau melihat sy lamaa, ttapannya dalamm. MANTRI utk ke pelosok2," sambungnya.
Namun di akhir tulisan Tompi baru mengungkap bila Presiden yang dimaksud bukan Jokowi, melainkan presiden salah satu perusahaan Bank terama di Indonesia.
Baca Juga: Tompi hingga Raisa Akan Ramaikan Senggigi Sunset Jazz 2019
"Owalaha.... bikin deg2an ajaaa *catatan percakapn sy dengan presiden
PT Mandiri Sejahtera," tutupnya.
Postingan tersebut mendapat respon positif dari beberapa warganet. Beberapa diantaranya tertawa setelah melihat postingan tersebut.
"Ya Allah ngakak dok," tulis salah satu akun @astronaut_inst.
Ada juga yang menilai Tompi ternyata memiliki bakat untuk menjadi seorang komedian.
"Bisa jga ngelawak," sambung pemilik akun @saryy_ningsih.
Berita Terkait
-
Mengintip Basic Skincare dr. Tompi untuk Kulit Sehat dan Awet Muda
-
Tompi Sebut Operasi Hidung karena Alasan Sinus Belum Tentu Berbohong, Bela Ria Ricis?
-
Berapa Biaya Oplas Hidung di Dokter Tompi seperti yang Dilakukan Rina Nose?
-
Tompi Curhat Pasiennya Tak Kunjung Bayar Usai Operasi Plastik, dari Tummy Tuck Sampai Pasang Implan
-
3 Basic Skincare Apa Saja? Ini Kata Dokter Tompi untuk Kulit Lembap Terlindungi
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Bocah di Aceh Ditemukan Meninggal Dunia Usai Tinggalkan Surat "Ampun"
-
Viral Pengakuan Turis Jepang soal Prostitusi Anak di Blok M
-
Selain Josepha, Guru Pendamping Juga Dibungkam Juri Indri Wahyuni di Lomba Cerdas Cermat
-
Dipaksa Imam Darto, Ardhito Pramono Rela Tampil Culun Demi Film Gudang Merica
-
Ahmad Dhani Terang-terangan Rendahkan Indonesian Idol: Kalau Enggak Ada Judika, Basi Lah!
-
Siswi SMAN 1 Pontianak yang Protes di LCC Empat Pilar MPR Kini Ditawari Beasiswa ke China
-
Makin Terbuka, Ardhito Pramono Blak-blakan Soal Hubungannya dengan Davina Karamoy
-
Permintaan Maaf MC LCC Empat Pilar MPR RI Malah Picu Perdebatan Baru
-
Biasa Main Film Serius, Ardhito Pramono Ketagihan Main Komedi Absurd Gara-Gara Gudang Merica
-
Buntut Ketidakadilan LCC MPR RI 2026: Juri, MC, hingga Ketua MPR Digugat ke PN Jakpus