Suara.com - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Susi Pudjiastuti memberi tanggapan atas sindiran warganet yang menyebut bahwa kerjanya hanya menenggelamkan kapal.
Tanggapan itu disampaikan Susi Pudjiastuti melalui akun resmi Twitter-nya pada Sabtu (2/11/2019).
Awalnya seorang warganet mengutarakan suatu keluhan -- ia merasa Susi Pudjiastuti hanya sibuk menenggelamkan kapal selama menjabat sebagai menteri.
Ia juga menuding Susi Pudjiastuti hanya memberikan keuntungan buat kelompok tertentu.
"Jauh di ujung NTT pulau suka, nelayan yang menunggu program Susi Pudjiastuti dan Kementerian Kelautan dan Perikanan sampai dipensiunkan presiden Jokowi nasibnya tetap menderita dan tidak bisa berubah. Ternyata Susi Pudjiastuti hanya memikirkan tenggelamkan kapal dan memberikan keuntungan buat kelompoknya," tulis akun Twitter dengan nama 'gero aronggear'.
Ia juga mengunggah foto seorang pria yang duduk dengan sebuah perahu kecil di hadapannya.
Beberapa menit kemudian Susi Pudjiastuti pun membalas. Wanita kelahiran Pangandaran ini mempertanyakan kelompok mana yang dimaksud oleh warganet tersebut.
"Kelompoknya Susi siapa Pak? Bisa kasih tahu secara jelas?" tanya Susi Pudjiastuti.
Tidak ada balasan lagi dari warganet yang memberikan sindiran tersebut.
Baca Juga: Cabuli 9 Perempuan, Pemuda Asal Jombang Terancam 15 Tahun Penjara
Sementara, beberapa warganet lain mengomentari respons Susi Pudjiastuti ini dan mendesak agar ia membuat laporan. Menurut mereka, itu termasuk pencemaran nama baik.
Misalnya komentar @neng_farrahlove, "Lebih baik dilaporkan Bu, karena sudah menuduh tanpa bukti dan sudah memenuhi kriteria pencemaran nama baik. Karena jika tidak maka, fitnah-fitnah seperti ini tidak akan berkurang."
Sedangkan yang lain berharap agar Susi Pudjiastuti tetap bersabar.
"Tetap sabar dan ikhlas ya Bu Susi Pudjiastuti insyaAlloh bapak itu sangat menyesalan dengan apa yang sudah dituliskan. Salam Bu," tulis warganet dengan akun Twitter @IG_Putry.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Guru yang Cabuli 4 Santri di Ponpes Lombok Tengah Ternyata Aktif di Aplikasi Kencan Gay
-
Pria Misterius Tewas Tertabrakn Kereta di Jagakarsa, Kulit Putih Diduga Usia 25 Tahun
-
Israel Bajak Global Sumud Flotila di Laut Internasional, Netanyahu Bangga Tangkap Aktivis Gaza
-
Menhan Sjafrie: Seluruh Kabupaten di Jawa Dikawal Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan di 2026
-
Menhan Sjafrie: Misi Kemanusiaan Gaza Tertunda Akibat Konflik AS - Iran
-
LPSK Pasang Badan, Lindungi PRT di Jaksel yang Diduga Dianiaya dan Dilaporkan Balik Majikan
-
23 Gedung di Jakarta Terancam Disegel Imbas Tak Punya Izin SLF, Termasuk Pasar Asemka!
-
Reaksi Presiden Irlandia Usai Adiknya Ditangkap Israel di Global Sumud Flotilla
-
Membongkar Modus Predator Pengelana Feri: Mengapa Janji Loker di Medsos Masih Ampuh Jerat Mahasiswi?
-
Trump Tunda Serangan ke Iran Usai Desakan Negara Teluk, Takut Dibalas Rudal Teheran