Suara.com - Mantan politikus Partai Golkar sekaligus Partai Demokrat, Ruhut Sitompul, menyindir partai politik koalisi yang 'main mata' dengan oposisi.
Sindiran tersebut dilontarkan eks anggota DPR itu lewat akun jejaring sosial Twitter yang dikelolanya, @ruhutsitompul, pada Senin (11/11/2019) pagi.
Dalam cuitannya, Ruhut Sitompul mewanti-wanti agar parpol tidak mencoba bermain dua kaki. Meski tak menyebut nama parpolnya, dia berkicau parpol itu ikut koalisi namun main mata dengan oposisi.
Menurut Ruhut, elite parpol yang disebut dengan 'kau' dalam cuitan itu, tidak terimbas karena sudah menikmati kemerdekaan. Namun, dia meminta agar elite itu memikirkan pendukungnya.
"Jangan coba-coba main dua kaki, mau ikut koalisi eh main mata dengan oposisi kalau kau sih nggak masalah sudah menikmati kemerdekaan tapi pendukungmu harus kau pikirin jangan syur sendiri kata anak Medan," cuit Ruhut Sitompul.
Ruhut Sitompul pun meminta parpol tersebut agar waspada karena menteri-menterinya di Kabinet Indonesia Maju gagasan Presiden Joko Widodo bisa terkena reshuffle.
"Belum lagi menteri-menterimu yang ada di Kabinet Indonesia Maju, tunggu di-resavel (semestinya reshuffle--red) merdeka," cuit Ruhut Sitompul.
Pelukan Surya dan Sohibul
Kendati tidak gamblang menyebut nama parpol itu, belakangan Partai Nasdem menjadi buah bibir usai ketuanya, Surya Paloh, merangkul Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman.
Baca Juga: Rio Capella Kecewa Partai Nasdem Kini Jadi 'Restoran Politik'
Diketahui, Partai Nasdem merupakan partai koalisi pemerintah. Bahkan, beberapa kadernya menjabat sebagai menteri. Sebaliknya, PKS merupakan partai oposisi yang berada di luar pemerintahan.
Aksi rangkul dua insan itu bahkan sempat menuai sindiran dari Jokowi. Jokowi menyinggung hal itu saat memberikan pidato sambutan dalam perayaan HUT ke-55 Partai Golkar.
"Yang saya hormati ketua partai yang hadir, Surya Paloh, yang kalau kita lihat malam ini beliau lebih cerah dari biasanya sehabis pertemuan dengan Pak Sohibul Iman di PKS, wajahnya cerah," ujar Jokowi seraya disambut riuh tamu yang hadir.
Lebih lanjut, Jokowi turut menyinggung Surya Paloh yang sempat berangkulan dengan Sohibul Iman saat bertemu. Dia bahkan mengaku tidak pernah dirangkul Surya Paloh seperti itu.
"Tidak pernah saya dirangkul oleh Bang Surya seerat dengan Pak Sohibul Iman," ucap Jokowi.
Kata Surya Paloh
Berita Terkait
-
Anis Matta Akui Partai Gelora Dibentuk Karena Konflik di Internal PKS
-
Rio Capella Kecewa Partai Nasdem Kini Jadi 'Restoran Politik'
-
Partai Nasdem Lirik Anies hingga Ridwan Kamil untuk Pilpres 2019
-
Politisi Nasdem 'Geruduk' Lokasi Jumpa Pers Rio Capella, Ada Apa?
-
Surya Paloh Rangkulan dengan Presiden PKS, Pendiri Nasdem: Memalukan
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan