Suara.com - Polemik kursi Calon Wakil Gubernur (Cawagub) antara fraksi PKS dan Gerindra turut disoroti Pimpinan DPRD DKI. Hasil kesepakatan kedua partai itu ditunggu sampai rampung agar bisa dibahas di tingkat DPRD.
Wakil Ketua DPRD DKI dari fraksi PAN, Zita Anjani menurutnya dua nama dari PKS dan empat nama Cawagub dari Gerindra masih bersifat usulan. Nantinya setelah ada kesepakatan, akan dibahas di tingkat Panitia Khusus (Pansus) Pemilihan Cawagub.
"Kesepakatan partai pengusung perlu bulat dulu, siapa saja yang didaftarkan di Pansus," ujar Zita saat dihubungi, Senin (11/11/2019).
Selain itu, nantinya ia juga akan membicarakannya dengan empat pimpinan lain. Selain Pansus yang baru, penggunaan tata tertib pemilihan pengganti Sandiaga Uno itu harus dipertanyakan apakah akan menggunakan yang sudah disusun Pansus periode lalu atau membuat baru.
"Apakah itu dilanjutkan, atau tatib baru lagi. Yang jelas, pansusnya kan baru. DPRD yang lama sudah bekerja sampai finalisasi tatib," kata Zita.
Setelah tatib sudah dibentuk, kata Zita, baru pemilihan Cawagub dengan nama yang sudah disepakati partai pengusung bisa mulai dibahas. Ia menargetkan pemilihan Cawagub akan segera dimulai setelah pembahasan RAPBD DKI 2020 rampung.
"(Pembahasan Cawagub) segera setelah agenda pembahasan rapbd 2020 selesai," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
Terkini
-
Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas
-
"Celana Saya Juga Hancur", Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera
-
Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya
-
Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat
-
Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan
-
Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun
-
Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos
-
Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden
-
Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas