Suara.com - Seorang Warga Negara Perancis ditemukan meninggal dunia setelah terseret arus dan tenggelam di Pantai Pasut Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali.
Turis yang diketahui bernama Gilbert Henry Marcel Guidot (75) ditemukan terdampar sekitar satu kilometer dari lokasinya hilang.
"Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan jasadnya terdampar di sekitar satu kilometer arah selatan dari lokasi korban terseret arus, tepatnya di titik koordinat 8°34.170'S-115° 2.470'E," kata Pelaksana Harian Kepala Kantor Basarnas Bali I Made Junetra seperti dilansir Antara di Denpasar, Selasa (12/11/2019).
Ia mengatakan pencarian dilakukan bersama tim SAR Gabungan dan melakukan dua kali penyisiran darat ke arah selatan, sepanjang bibir pantai. Sepanjang penyisiran, jasad korban ditemukan dengan posisi tertelungkup.
"Setelah semalaman melakukan pencarian, akhirnya korban ditemukan dan saat itu juga langsung dibawa ke RSU Tabanan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut," jelasnya.
Made Junetra menjelaskan tidak ditemukan barang milik korban di pesisir pantai selama proses pencarian.
Sebelumnya, pada (11/11/2019) sekitar pukul 17.45 WITA, Basarnas Bali menerima laporan dari BPBD Tabanan terkait adanya warga asing yang terseret arus di Pantai Pasut itu.
"Dari laporan itu enam personil kita kerahkan menuju lokasi, setelah dua jam perjalanan mereka tiba pukul 19.20 WITA,"jelasnya.
Ia mengatakan bahwa kejadian serupa sebelumnya pernah terjadi di Pantai Pasut, Tabanan. (Antara)
Baca Juga: Terseret Ombak Pantai Sembilan, Dua Siswa SD di Sumenep Tewas Tenggelam
Berita Terkait
-
Dua Wisatawan Hilang Terseret Ombak Pantai Selatan
-
Sekelompok Anak Terseret Ombak di Ancol, 1 Tewas dan 1 Hilang
-
Pemuda Asal Bandung Barat Hilang Terseret Ombak Pantai Karang Papak Garut
-
Dua Wisatawan Hilang Terseret Ombak Pantai Klayar
-
Tewas di Hotel, Turis Prancis Sempat Bilang Keracunan di Telepon
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Petinggi PBNU Bantah Terima Aliran Dana Korupsi Haji Usai Diperiksa KPK
-
Bertemu Dubes Filipina, Yusril Jajaki Transfer Narapidana dan Bahas Status WNI Tanpa Dokumen
-
Dianggap Menista Salat, Habib Rizieq Minta Netflix Hapus Konten Mens Rea
-
Antisipasi Banjir, Pramono Luncurkan Operasi Modifikasi Cuaca di Jakarta
-
Mengapa KPK Tak Lagi Tampilkan Tersangka Korupsi?
-
Polda Metro Gerebek Clandestine Lab Etomidate di Greenbay Pluit, WNA Tiongkok Jadi Peracik!
-
Roy Suryo Endus Manuver 'Balik Kanan' Eggi Sudjana soal Ijazah Jokowi, Ada Apa?
-
Pendukung Israel Minta AS Segera Caplok Greenland, RUU Aneksasi Sudah Disiapkan
-
Demokrat Bicara Soal Sikap SBY Terkait Pilkada Dipilih DPRD: Serahkan Ke AHY, Ikuti Langkah Prabowo
-
KPK Geledah Kantor DJP, Amankan Dokumen dan Uang 8.000 SGD