Suara.com - Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat Atalia Ridwan Kamil membagikan tips berbicara di depan umum atau public speaking saat menjadi pembicara dalam Public Speaking Training for Muslimah di Hotel Nampati Indah, Kota Bandung, Jumat (15/11/2019).
"Yang paling penting dalam komunikasi adalah bagaimana pesan sampai kepada audiens dan memberikan efek. Kita harus mengenali siapa audiens, karena kita tidak bisa mengucapkan dua hal yang sama pada posisi yang berbeda," kata Atalia.
Pada kesempatan yang sama, Atalia pun menceritakan pengalam menarik manakala menekuni ilmu public speaking. “Saya belajar public speaking 30 tahun lalu, dimulai dengan menjadi pembawa acara. Saya biasa jadi pembawa acara wisuda. Saya juga ikut kursus,” ucapnya. Nampati Indah, Kota Bandung, Jumat (15/11/2019).
Menurut Atalia, dirinya merupakan sosok pendiam dan enggak berbicara di depan publik. Namun, setelah mendalami ilmu public speaking, kepercayaan dirinya untuk berbicara di depan publik meningkat. Dia pun menyarankan kepada audiens untuk terus membaca buku. Selain menambah kepercayaan diri, pengetahuan akan semakin luas.
“Aristoteles mengatakan, kita adalah apa yang biasa kita lakukan. Keunggulan bukanlah aksi satu kali tapi kebiasaan, itu kata Aristoteles bukan saya. Kalau dulu saya demam panggung, sekarang kalau tidak ada panggung saya demam,” katanya.
Atalia berharap, setelah pelatihan public speaking seperti ini, kemampuan public speaking peserta Public Speaking Training for Muslimah meningkat dan diterapkan di lingkungannya masing-masing.
Berita Terkait
-
Rumah Dinas Ada Kolam Renang, Ridwan Kamil Merasa Tak Boros
-
Pendapat Gubernur Jabar Terkait Raperda Pasar Pusat Distribusi
-
Jabar International Marathon Digelar 1 Desember 2019
-
Heboh Rumah Dinas Ridwan Kamil Ada Kolam Renangnya, Ini Alasannya
-
Presiden Serahkan Daftar Alokasi Transfer ke Daerah 2020 untuk Jabar
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
PSI: Kunjungan Jokowi ke Daerah Bukan Safari Politik, Tapi Memenuhi Undangan
-
1 Warga Tewas Akibat Gempa M6,7 di Sulawesi Tengah, 312 Jiwa Terdampak
-
Apakah 'Nyanyian' Sony Sonjaya Bisa Jadi Kunci Bongkar Akar Korupsi MBG?
-
BEM Bersatu Tuding Ada Sosok Eks Petinggi Militer di Balik Aksi Demo Mahasiswa Tolak MBG
-
Guntur Romli Cium Motif Lain BEM Bersatu: Dari Mana Dana Bikin Konferensi Pers?
-
Gus Ipul: Prof Nasar Jadi Salah Satu Figur Kuat untuk Ketua Umum PBNU
-
Wamendagri Ribka Haluk Dorong Penyelesaian RAP Dana Otsus Tambahan & DTI Tahun 2026
-
BEM Bersatu Ungkap Fortuner Tyo Ardianto Atas Nama Adik Jenderal, Gerakan Mahasiswa Disusupi?
-
BEM Bersatu Tuding Ada Intervensi Politik di Balik Aksi Tolak MBG, Guntur Romli: Cocokologi
-
Puluhan Ribu Jemaah Bakal Padati Monas, Jakarta Gelar Haul Akbar Ulama Betawi Terbesar