Suara.com - Politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menilai Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan seperti anak kecil yang baru belajar merias diri. Sebab, jalur sepeda yang baru dibangun justru dihancurkan demi pelebaran trotoar.
Hal itu disampaikan melalui akun Twitter miliknya @ferdinand_haean. Menurut Ferdinand, cara kerja Anies tidak disertai dengan konsep yang jelas.
"Beginilah kualitas pemimpin jika bekerja seperti anak kecil yang belajar merias diri. Hanya semangat mempercantik diri yang ada. Baru dioles bedak, dihapus. Begitulah kerja tanpa konsep yang jelas," kata Ferdinand seperti dikutip Suara.com, Rabu (20/11/2019).
Ferdinand menilai cara kerja Anies tidak efektif dan hanya menghamburkan uang rakyat. Terlebih anggaran yang digunakan untuk membangun jalur sepeda hingga perluasan trotoar juga tidak sedikit.
"Buang-buang uang rakyat kan jadinya? Anggaran jalur sepeda mahal banget bos @aniesbaswedan," ungkap Ferdinand.
Sebelumnya, Anies baru saja melakukan uji coba jalur sepeda di kawasan Cikini pada 20 September 2019. Namun, kini jalur sepeda tersebut justru telah dibongkar untuk perbaikan trotoar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan