Suara.com - Polisi membekuk komplotan pencuri spesialis rumah kosong di Jakarta Timur yang kerap menyasar sejumlah tempat tinggal korban dengan mobil terparkir di depannya.
"Modus pencurian di rumah kosong ini ada empat orang, beberapa kali curi rumah kosong yang di depannya ada mobil," kata Kapolrestro Jakarta Timur AKBP Arie Adrian di Jakarta Rabu (27/11) pagi.
Komplotan yang terdiri atas AAR, AM, DS, dan DN selalu berbagi peran dalam membobol rumah kosong.
Aksi terakhir yang mereka lakukan terjadi pada Sabtu (19/11) sore di Gang Jelita I Nomor 20 RT06 RW10 Kelurahan Pulogadung, Rawamangun.
AAR dan DS mendatangi target lokasi pencurian dan melakukan pengetesan rumah kosong dengan melempar kerikil ke pintu rumah.
Sementara BM mengawasi sekitar rumah korban dan mengamati apakah ada penghuni rumah yang keluar saat pintunya berulang kali diketuk dengan lemparan kerikil.
Setelah dipastikan kosong, kata Arie, pelaku kemudian memotong gembok pagar dan mencukil jendela rumah korban.
Setelah berhasil masuk, pelaku membawa kabur sejumlah harta benda korban yang ditinggal di dalam rumah, termasuk mobil.
"Mobil yang dibawa kabur jenis Toyota Avanza B 1204 TGY berikut BPKB, uang tunai dolar Singapura dan rupiah senilai total jutaan rupiah," katanya sebagaimana dilansir Antara.
Untuk menghilangkan jejak, pelaku juga membawa kabur file rekaman televisi sirkuit tertutup (CCTV) sebagai kamera pengawas di rumah korban.
Dari hasil laporan korban kepada polisi, para pelaku ditangkap pada Senin (21/11) di rumah kontrakan Jalan Cempaka Jaya Nomor 12 RT02 RW06 Jatiwaringin, Pondokgede, Kota Bekasi.
"Dari empat tersangka satu di antaranya yakni DN masih berstatus buron, termasuk penadah mobil berinisial BM yang masih kita kejar," katanya.
Berita Terkait
-
Ada-ada Saja, Kawanan Pencuri Ini Nekat Larikan 15 Ton Ubi Jalar
-
Bobol Kotak Amal Masjid, Jalal Kerap Beraksi Jelang Salat Jumat
-
24 Kambing di Rawabuaya Hilang Misterius, Bersisa Darah dan Jeroan
-
Jauh-jauh Pelesiran ke Bali, Bule Prancis jadi Maling
-
Tak Ambil Motor, Pencuri di Bali Hanya Gondol Roda dan Knalpot
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
Terkini
-
Menyusuri Wajah Baru Rasuna Said: Lantai Bermotif, Jalur Sepeda, dan Impian Kota Ramah Pejalan Kaki
-
Heboh BEM Bersatu, FISIP Unas Bantah Keras: Kami Tak Punya BEM di Tingkat Fakultas
-
Menanti Bukti Nyata UU PPRT: Hak 4,2 Juta PRT Masih Terganjal Aturan Pelaksana
-
Kini Jadi 'Pesakitan', Tiyo Ardianto Diduga Terafiliasi Tim Pemenangan Ganjar Pranowo
-
Bukan Anti-Dialog, Pakar: Mahasiswa UGM Geruduk Forum Diskusi karena Tak Percaya Menteri Prabowo
-
Korban Hanania Travel Tembus 1.286 Orang, Kerugian Rp35 Miliar
-
Polisi Segera Gelar Perkara! Usut Laporan Firdaus Oiwobo Terhadap Eks Ketua BEM UGM Tyo Ardianto
-
Harga BBM Naik, API Sebut Kehidupan Perempuan Kian Tercekik
-
Buka Mukernas GPdI 2026, Khofifah Ajak Perkuat Kolaborasi Bangun Generasi Berkarakter
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG