Suara.com - Kapolsek Cengkareng Jakarta Barat Komisaris Polisi Khoiri menyebut penyebab pria gantung diri berinisial SD di sebuah indekos di Cengkareng diduga karena masalah utang. Lelaki itu tidak mampu bayar utang, lalu gantung diri sampai tewas.
SD ditemukan meninggal, Selasa (26/11/2019) malam dan membuat geger warga Warga Jalan Haji Muchtar, Kelurahan Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat.
"Dugaan sementara karena yang bersangkutan punya utang dan tak mampu membayar," ujar Khoiri di Jakarta, Rabu.
Ia pertama kali ditemukan oleh rekannya yang curiga lantaran sudah dua hari pria asal Pemalang, Jawa Tengah itu tak bisa dihubungi dan tak masuk kerja.
Warga di sekitar indekos juga mengaku sudah mencium bau tak sedap dari dalam kamar SD.
"Korban ini karyawan mini market. Pertama kali yang temukan adalah teman kerjanya karena korban sudah dua hari enggak kerja," kata Khoiri.
Jenazah SD telah dibawa ke Rumah Sakit Polri untuk visum. (Antara)
Berita Terkait
-
Kopilot Wings Air Gantung Diri, IPI Tuntut Benahi Aturan Kerja di Maskapai
-
Cerita Warga soal Detik-detik Kopilot Wings Air Tewas Gantung Diri
-
Orang Jepang Gantung Diri di Apartemen Sunrest Bekasi, Tinggalkan Wasiat
-
Dipecat Gara-gara Cuti Nikah Kelamaan, Co-Pilot Wings Air Gantung Diri
-
Setelah Kirim Video Permintaan Maaf ke Istri, Nono Gantung Diri di Rumah
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Kronologi Munas Jelang Muktamar NU Ricuh, Pejabat Organisasi Pecah Pendapat
-
Massa Aksi di Balai Kota Depok Tuntut Kelanjutan Program MBG: Demi Sejahterakan Petani dan Nelayan
-
Arahan Prabowo ke Bahlil: Pastikan Pemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa Tak Terulang
-
Perlawanan Terakhir Nadiem Makarim Jelang Putusan, Ini yang Akan Diungkap
-
Detik-detik Iran Batalkan Perundingan Gegara Trump Bikin Ulah, JD Vance Kena Getahnya
-
KPAI Sesalkan Pelibatan Siswa dalam Aksi Dukung MBG di Batam: Itu Eksploitasi dan Manipulasi Anak!
-
Prabowo ke Jawa Timur, Hadir Peresmian Jalan dan Penutupan Munas NU
-
Legislator PDIP Kritik Ekspansi Bioskop: Jangan Sampai Jadi Risiko Baru bagi Industri Film
-
Jokowi Siap Hadir Tunjukan Ijazah di Persidangan Roy Suryo dan dr Tifa
-
Jokowi Tak Ambil Pusing Soal Penahanan Roy Suryo dan dr Tifa, Kuasa Hukum Sentil Dugaan Intervensi