Suara.com - Sejumlah sukarelawan dari berbagai daerah di Indonesia menyiapkan makanan siap santap kepada para peserta Reuni 212 yang disiagakan di beberapa titik di sekitar kawasan Monumen Nasional (Monas) Jakarta.
"Kami ingin membantu umat dan peserta Reuni 212 dengan menyiapkan makanan bagi mereka, ini yang bisa kami lakukan," kata Ketua Sukarelawan Ray Chaerudin di Jakarta, Senin (2/12).
Logistik tersebut disediakan di tenda berukuran besar yang ada di Jalan Agus Salim.
Sebanyak 70 sukarelawan yang dikoordinasi Yayasan Maharani Peduli itu sebagian besar merupakan ibu-ibu yang menyiapkan makanan bagi peserta reuni.
Menurut Rau Chairuddin sukarelawan tersebut tidak hanya dari Jakarta, tetapi juga dari Pekanbaru, Provinsi Riau, Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan dan Palu, Provinsi Sulawesi Tengah.
Makanan yang disediakan bervariasi di antaranya sebanyak 2.120 porsi lontong sayur, nasi kebuli (2.120 kotak), roti (4.500) dan 8.000 air mineral.
Makanan dan minuman tersebut merupakan hasil donasi umat yang digunakan kembali untuk aksi sosial.
Selain makanan, sukarelawan medis juga bersiaga di sekitar Monas.
"Kami siap membantu jika ada peserta yang membutuhkan bantuan medis," kata Oki Andrianov, sukarelawan kesehatan.
Baca Juga: Reuni 212, Ratusan Anggota FPI Depok Bergerak ke Monas
Selain menyiapkan obat-obatan, Oki menambahkan juga disiapkan tabung oksigen, dua tandu serta satu mobil ambulance. (Antara)
Berita Terkait
-
Reuni 212, Ratusan Anggota FPI Depok Bergerak ke Monas
-
Cerita Rosyid, Warga Banten yang Rela Datang Malam-malam Demi Reuni 212
-
Dipimpin Imam dari Palestina, Massa Reuni 212 Salat Tahajud di Monas
-
Jelang Reuni 212, Pergerakan Massa Dari Stasiun di Depok Sepi
-
Polisi Pastikan Tak Ada Senjata Api dan Tajam Saat Pengamanan Reuni 212
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis